Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 HP Android Unik yang Pernah Diproduksi oleh BlackBerry
Blackberry Priv (commons.wikimedia.org/WEi WEi)
  • Blackberry beralih ke Android pada pertengahan 2010-an dengan merilis seri seperti Priv, Evolve, Key, Motion, dan Aurora untuk mengikuti tren pasar smartphone modern.
  • Masing-masing seri menawarkan ciri khas berbeda, mulai dari keyboard fisik QWERTY di Priv dan Key hingga layar penuh di Motion dan Aurora yang menonjolkan keamanan lewat software DTEK.
  • Meski menghadirkan inovasi unik dan desain premium, Blackberry akhirnya tak mampu bersaing di pasar yang cepat berubah dan menghentikan produksi ponsel pada awal 2020-an.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di masa kejayaannya, BlackBerry sempat merajai pasar HP global. Merek tersebut bisa berada di kasta tertinggi karena menjual HP premium dengan fitur berlimpah, performa tinggi, dan memiliki sistem keamanan yang kuat. Namun, pada era 2015an pamor BlackBerry mulai pudar. Hal tersebut memaksa mereka untuk mengikuti tren pasar dan akhirnya mengadopsi sistem operasi (OS) Android.

BlackBerry sempat merilis beberapa HP dengan OS Android, seperti BlackBerry Priv, BlackBerry Aurora, hingga BlackBerry Evolve. Ada yang menggunakan layar full touchscreen, tapi ada juga model yang masih mempertahankan keyboard fisik. Bagaimana spesifikasi dan keunikan HP Android BlackBerry?

1. BlackBerry Priv menggabungkan dua nuansa yang berbeda

Blackberry Priv (commons.wikimedia.org/Maurizio Pesce)

HP Android yang dirilis pada 2015 ini merupakan perangkat Android yang memadukan dua nuansa unik. Sekilas Blackberry Priv nampak seperti HP Android biasa dengan konsep full touch screen. Namun, kamu bisa menggeser layarnya ke atas untuk memunculkan keyboard QWERTY khas BlackBerry. Hal tersebut memberikan fleksibilitas dan pengalaman penggunaan yang sangat unik.

BlackBerry Priv juga bukan HP Android sembarangan. Laman CNET menerangkan bahwa HP tersebut cukup powerful di zamannya karena pakai chipset Snapdragon 808, dibekali layar AMOLED 5.4 inci, punya RAM 3GB, baterai 3410 mAh, menghadirkan kamera utama 18MP dengan OIS, bahkan layarnya dilindungi kaca Corning Gorilla Glass 4. Karena itu, BlackBerry Priv masuk ke masuk ke segmentasi flagship.

2. BlackBerry Evolve memiliki dua model

Blackberry Evolve (notebookcheck.net)

Terdapat dua model dari seri BlackBerry Evolve, yaitu BlackBerry Evolve dan BlackBerry Evolve X. Dilansir JagatReview, BlackBerry Evolve hadir dengan layar IPS LTPS 5.9 inci, resolusi FHD+, dua kamera 13MP (utama dan telephoto), baterai 4000 mAh, dan chipset Snapdragon 450. BlackBerry Evolve X sendiri punya layar dan baterai yang sama tapi pakai chipset lebih ngebut, yaitu Snapdragon 660.

Jika melihat spesifikasinya maka dapat disimpulkan bahwa BlackBerry Evolve merupakan HP mid-range. Harganya juga cukup bersaing, yaitu sekitar 365 dolar AS hingga 500 dolar AS atau sekitar Rp5 juta--7,5 jutaan berdasarkan kurs di era tersebut. Keduanya juga ditanamkan software keamanan bernama DTEK yang bisa mencegah kebocoran data dan menjami privasi tetap aman.

3. BlackBerry Key pertama kali rilis pada 2017

Blackberry Key (commons.wikimedia.org/DULUOZ)

Pada 2017 BlackBerry merilis BlackBerry KeyOne yang punya spesifikasi berupa chipset Snapdragon 625, pakai keyboard QWERTY, mengusung layar IPS, dan punya baterai 3500 mAh. Satu tahun setelahnya rilis lagi BlackBerry Key2 yang mengusung chipset Snapdragon 660, punya dua kamera, bisa merekam 4K, dan pakai Gorilla Glass 3. Di Agustus 2018 hadir juga BlackBerry Key2 LE dengan chipset Snapdragon 636.

Seri BlackBerry Key cukup unik karena tak mencoba terlihat modern dengan layar full touchscreen. BlackBerry Key justru mempertahankan desain khas BlackBerry , yaitu keyboard QWERTY yang mampu memberikan pengalaman mengetik luar biasa. BlackBerry juga mempertahankan nuansa premium dengan menjual BlackBerry Key series di harga yang cukup tinggi, yaitu mulai Rp9 jutaan.

4. BlackBerry Motion mirip dengan Blackberry KeyOne

Blackberry Motion (notebookcheck.net)

Menurut laman Android Authority, BlackBerry Motion bisa diibaratkan sebagai BlackBerry KeyOne yang tidak memiliki keyboard. Hal tersebut bukan bualan semata karena nyatanya kedua HP tersebut memang sangat mirip. Keduanya sama-sama pakai chipset Snapdragon 625, punya kamera utama 12MP, menggunakan Android 7.1 Nougat saat awal rilis, dan pakai layar IPS. Perbedaan mencolok hanya terlihat pada dua aspek, yaitu layar BlackBerry Motion yang lebih besar di 5,5 inci dan kapasitas baterai BlackBerry Motion yang lebih jumbo di 4000 mAh.

5. BlackBerry Aurora tak cocok buat gaming

Blackberry Aurora (gsmarena.com)

BlackBerry Aurora mencoba mengembalikan DNA BlackBerry yang sempat hilang. Sebab, HP dengan layar 5,5 inci tersebut berfokus ke keamanan, kenyamanan pengguna, dan kesan premium. Berdasarkan pengetesan DroidLime, BlackBerry Aurora punya kesan yang mewah, bodi kokoh, sistem aman berkat software DTEK, dan handling yang nyaman. Semua kelebihan itu membuatnya cocok buat harian.

Namun, BlackBerry Aurora tak cocok buat gaming karena punya bezel tebal yang akan mengganggu kenyamanan bermain dan performanya bukan yang terbaik. BlackBerry Aurora sendiri masih menggunakan chipset kelas bawah, yaitu Snapdragon 425. Resolusi layarnya juga hanya HD+. Menariknya, HP tersebut sudah pakai RAM 4GB yang mana cukup jarang di masanya.

Langkah BlackBerry untuk menjual HP Android menjadi suatu hal yang cukup menarik. Konsumen diberikan variasi yang unik sehingga tak jenuh dengan dominasi HP China, Jepang, atau Korea Selatan. Sayangnya, BlackBerry tak bisa bertahan di pasar HP yang terus berkembang tanpa henti. Pada awal 2020-an akhirnya BlackBerry menyerah dan berhenti menjual HP.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article