Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengisi Daya AirPods Wireless atau dengan Kabel, Mana yang Lebih Baik?
ilustrasi AirPods (Unsplash/Thai Nguyen)
  • Pengisian AirPods via kabel maupun nirkabel sama-sama aman karena charging case mengatur tegangan dan otomatis menghentikan daya saat baterai penuh.

  • Kabel menjadi pilihan lebih cepat, efisien, dan stabil karena listrik mengalir langsung, cocok saat pengguna membutuhkan pengisian sebelum beraktivitas.

  • Nirkabel lebih praktis untuk rutinitas; kesehatan baterai lebih dipengaruhi suhu ekstrem, baterai kosong total, serta dapat dijaga dengan Optimized Battery Charging.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dari sekian banyaknya TWS di luar sana, AirPods masih menjadi salah satu favorit banyak pengguna. Selain dibuat Apple sehingga kualitasnya sudah terjamin, seperti TWS premium lainnya, AirPods juga kaya akan fitur menarik. Salah satunya terletak pada fitur pengisian daya di mana TWS ini tidak hanya bisa diisi dayanya via kabel tapi juga secara nirkabel. Lantas di antara keduanya, mana yang lebih baik? Apakah ada keunggulan tersendiri ketika mengisi daya AirPods menggunakan kabel atau nirkabel? Untuk jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu, langsung saja simak ulasan di bawah ini.

1. Kedua metode sama-sama aman

ilustrasi mengisi daya AirPods (Unsplash/Auguras Pipiras)

Kekhawatiran bahwa pengisian daya secara nirkabel bisa merusak baterai AirPods lebih cepat sebenarnya tidak sepenuhnya tepat. Apple sendiri merekomendasikan pengisian melalui kabel maupun nirkabel, sehingga tidak ada perbedaan signifikan terhadap usia pakai TWS. Kuncinya ada pada charging case-nya di mana selain menjadi tempat untuk menyimpan AirPods, charging case-nya juga berfungsi sebagai pengatur daya yang cerdas. Charging case AirPods bisa mengatur tegangan yang dibutuhkan dan mengendalikan aliran listrik ke AirPods di dalamnya. Ketika baterai mencapai kapasitas penuh, case-nya akan otomatis berhenti menerima daya sehingga risiko overcharge bisa diminimalkan.

2. Mengisi daya via kabel lebih efisien dan cepat

Jika prioritas utama adalah kecepatan, mengisi daya AirPods via kabel merupakan metode yang lebih praktis. Sebab, kabel mengalirkan listrik secara langsung melalui konduktor tembaga, sehingga hampir tidak ada energi yang terbuang selama proses pengisian daya. Metode ini sangat cocok untuk pengguna yang butuh mengisi daya AirPods dengan cepat sebelum berangkat kerja, olahraga atau bepergian. Selain lebih efisien, pengisian via kabel juga cenderung lebih stabil karena AirPods diletakkan dalam posisi apapun selama terhubung ke kabel selama proses pengisian daya.

3. Mengisi daya secara nirkabel lebih praktis untuk rutinitas harian

ilustrasi mengisi daya AirPods (Unsplash/Jean Pierre Aguirre Loayza)

Pengisian daya secara nirkabel unggul dalam hal kenyamanan, di mana pengguna cukup meletakkan charging case AirPods di atas pad pengisi daya, tanpa perlu mencari kabel atau mencolokkannya ke kepala charger. Cara ini membuat meja kerja pengguna bisa terlihat lebih rapi. Selain itu, meski bekerja melalui induksi elektromagnetik dan menghasilkan sedikit panas, daya yang digunakan AirPods sangat kecil dibandingkan HP. Artinya, panas yang dihasilkan ketika mengisi daya AirPods secara nirkabel tetap relatif rendah dan tidak berbahaya bagi kesehatan baterai.

4. Panas ekstrem adalah musuh utama baterai AirPods

Faktor yang lebih berisiko bagi baterai AirPods bukanlah metode pengisian daya yang digunakan, melainkan paparan suhu ekstrem. Meletakkan charging case di dashboard mobil ketika cuaca sangat panas sangat tidak disarankan karena bisa mempercepat degradasi komponen kimia di dalam baterai jauh lebih parah dibandingkan melakukan pengisian daya secara nirkabel setiap hari. Disamping itu, membiarkan baterai benar-benar habis hingga 0 persen juga bisa menimbulkan tekanan tegangan pada sel baterai lithium-ion di dalamnya. Kebiasaan yang direkomendasikan untuk diterapkan adalah memasukkan AirPods kembali ke charging case setelah digunakan, agar dayanya tidak terkuras sampai habis.

5. Aktifkan Optimized Battery Charging

ilustrasi AirPods (Unsplash/Nubelson Fernandes)

Selain menghindari meletakkan charging case AirPods di tempat dengan suhu ekstrem, fitur bernama Optimized Battery Charging juga bisa membantu menjaga kesehatan baterai AirPods dalam jangka panjang. Fitur ini mempelajari pola penggunaan harian, lalu menahan pengisian pada 80 persen hingga mendekati waktu pengguna biasanya menggunakan AirPods. Dengan cara tersebut, baterai AirPods tidak berada pada kondisi 100 persen terlalu lama, yang tentunya bisa memengaruhi usia pakainya. Mengaktifkan fitur ini merupakan langkah sederhana namun efektif agar AirPods tetap awet digunakan selama bertahun-tahun.

Itulah tadi ulasan mengenai mana yang lebih baik dari mengisi daya AirPods via kabel atau secara nirkabel. Semoga ulasan di atas bermanfaat ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article