8 Game Harry Potter Buatan Electronic Arts

- Electronic Arts merilis delapan game Harry Potter antara 2001–2011, mengikuti alur film dan buku dengan berbagai platform seperti PlayStation, Xbox, Wii, dan PC.
- Tiap seri menghadirkan inovasi berbeda, mulai dari eksplorasi Hogwarts yang luas hingga sistem co-op dan gameplay bergaya third-person shooter di dua judul terakhir.
- Respons pemain bervariasi; beberapa game dipuji karena dunia sihirnya yang imersif, sementara lainnya dikritik karena kontrol kaku atau perubahan gaya bermain yang drastis.
Game Harry Potter pernah mengisi era PlayStation dan PlayStation 2 berikut PC. Electronic Arts telah merilis banyak judul mengikuti film dan bukunya mulai pada 2001. Game buatan mereka menghadirkan dunia sihir yang terasa dekat bagi pemain muda pada masanya, terutama milenial dan gen z. Membicarakan game-game Harry Potter di bawah EA saat Harry Potter kembali relevan karena remake-nya pun terasa menarik dewasa ini.
1. Harry Potter and the Philosopher’s Stone (2001)
EA merilis Harry Potter and the Philosopher’s Stone pada 2001 setelah mendapatkan hak mengembangkan game pada 2000. Game ini sendiri hadir di PC, PlayStation, dan Game Boy Color. Ia mengikuti cerita tahun pertama Harry Potter di Hogwarts. Pemain akan mendapatkan pengalaman belajar mantra dasar dan menjelajah kastil di sana.
Harry Potter and the Philosopher’s Stone memiliki gaya visual sederhana sesuai zamannya. Kontrolnya disebut-sebut terasa kaku di beberapa bagian. Namun, banyak pemain menyukai nuansa petualangannya. Game ini cocok untuk pengenalan dunia sihir. Review saat itu pun mayoritas memberi nilai cukup baik.
2. Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002)
Harry Potter and the Chamber of Secrets keluar pada 2002. Ia hadir di PlayStation 2, Xbox, GameCube, dan PC. Ceritanya mengikuti tahun kedua Harry Potter yang menjelajahi misteri kamar rahasia. Pemainnya akan diajak melawan monster dan memecahkan teka-teki.
Game ini memperbaiki sistem eksplorasi yang dirasa kurang pada game sebelumnya. Dunia Hogwarts pun terasa lebih luas. Sementara itu, sistem spell-nya dianggap lebih halus. Banyak pemain memuji peningkatan grafis dan taktis. Review pada umumnya memberi respons positif.
3. Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004)

EA merilis Harry Potter and the Prisoner of Azkaban pada 2004. Game ini hadir di PlayStation 2, Xbox, GameCube, dan PC. Ceritanya berfokus kepada Sirius Black dan ancaman Dementor. Namun, pemain bisa mengontrol tiga karakter utama di sini.
Harry Potter and the Prisoner of Azkaban menawarkan sistem pergantian karakter. Tiap karakternya memiliki kemampuan unik. Puzzle jadi terasa variatif. Banyak dari mereka yang menikmati kerja sama antarkarakter. Sejumlah review pun menyebut game ini inovatif.
4. Harry Potter and the Goblet of Fire (2005)
Harry Potter and the Goblet of Fire meluncur pada 2005 di PlayStation 2, Xbox, GameCube, dan PC. Ceritanya mengikuti turnamen Triwizard yang populer. Pemain bisa menghadapi tantangan berbahaya di dalamnya.
Pada game Harry Potter keempat ini, EA sendiri mengubah gameplay. Sistem co-op jadi fokus utama. Pemain bisa bermain bersama teman secara multiplayer. Banyak dari mereka merasa sistem ini segar. Namun, sebagian pemain malah rindu akan eksplorasi bebas.
5. Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007)
EA mengenalkan Harry Potter and the Order of the Phoenix secara resmi pada 2007. Game ini hadir di PlayStation 2, PlayStation 3, Xbox 360, Wii, dan PC. Ceritanya mengikuti perlawanan terhadap Voldemort. Pemain akan diajak menjelajahi Hogwarts secara bebas.
Game ini kebetulan menghadirkan Hogwarts yang lebih detail. Sistem kontrolnya bahkan menggunakan gerakan tongkat. Pemain bisa merasakan pengalaman imersif lewat itu. Banyak dari mereka memuji dunia yang hidup. Beberapa review juga menyebut game ini ambisius.
6. Harry Potter and the Half-Blood Prince (2009)

Harry Potter and the Half-Blood Prince bisa dimainkan di PlayStation 2, PlayStation 3, Xbox 360, Wii, dan PC pada 2009. Ceritanya berfokus kepada misteri Pangeran Berdarah Campuran. Pemainnya akan mengikuti pelajaran dan duel sihir.
EA meningkatkan sistem duel dalam Harry Potter and the Half-Blood Prince. Animasi terlihat lebih halus di sini. Pemain juga bisa bermain Quidditch dengan cara yang seru. Banyak dari mereka menikmati variasi aktivitas di dalamnya. Tidak heran para pengulas memberi nilai cukup stabil untuk seri keenam ini.
7. Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 (2010)
Seperti filmnya, Harry Potter and the Deathly Hallows dibagi menjadi dua. EA merilis game pertamanya pada 2010. Game ini hadir di PlayStation 3, Xbox 360, Wii, dan PC. Ceritanya mengikuti pelarian Harry Potter dari kejaran musuh. Pemain akan menghadapi banyak pertempuran.
Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 sendiri mengubah gaya bermain kepada third-person shooter. Sistem cover jadi fitur utama. Banyak yang merasa perubahan ini aneh. Game terasa lebih gelap dan serius dan review pun cenderung negatif.
8. Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 (2011)
Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 menyusul pada 2011. Ia hadir di PlayStation 3, Xbox 360, Wii, dan PC. Ceritanya berfokus kepada pertempuran akhir di Hogwarts. Pemain akan melawan pasukan Voldemort.
Game ini melanjutkan gaya shooter dari seri sebelumnya. Namun, aksinya terasa lebih cepat. Visualnya juga terlihat lebih baik dari sebelumnya. Banyak dari mereka yang mengapresiasi klimaks cerita. Namun, gameplay masih terasa repetitif.
Game Harry Potter buatan Electronic Arts memberi pengalaman yang beragam. Tiap game mencoba pendekatan baru. Beberapa game sukses menghadirkan dunia sihir yang hidup. Beberapa game gagal memenuhi ekspektasi pemain. Namun, semua game ini tetap menjadi bagian penting dari sejarah gaming Harry Potter.

















![[QUIZ] Dari Jenis Game yang Kamu Mainkan, Ini Cara Kamu Mengambil Risiko](https://image.idntimes.com/post/20250526/pexels-jeshoots-com-147458-442576-1-847f7c59511f864171a3e1c39891043f-b721ca366e6f3493eaee745ec26ba7b3.jpg)