2 Gelar Rookie of The Week MPL ID S17 Lyoni Dianulir, Apa Masalahnya?

- MPL Indonesia menganulir dua gelar Rookie of the Week milik Lyoni karena ia pernah bermain di MPL Malaysia, sehingga tidak memenuhi kriteria pemain baru sesuai aturan terbaru.
- Sebagai pengganti, Drichel dari Team Liquid ID ditetapkan sebagai Rookie of the Week Minggu ke-1 berkat kontribusinya penting dalam kemenangan tim pada laga pembuka musim.
- Untuk Minggu ke-2, MarceL dari Geek Fam ID terpilih setelah tampil impresif melawan Bigetron by Vitality meski debutnya sempat kurang mulus saat menghadapi ONIC Esports.
Rookie of the Week adalah salah satu penghargaan mingguan yang diberikan di MPL Indonesia Season 17 (MPL ID S17). Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada pemain terbaik yang debut di MPL ID S17. Hebatnya, gelar tersebut didapatkan berturut-turut oleh roamer baru Team Liquid ID (TLID), Lyoni, sejak awal Regular Season dua pekan lalu.
Sayangnya, pihak MPL Indonesia kemudian membuat pernyataan resmi yang menganulir gelar Rookie of the Week Minggu 1 dan 2 yang didapatkan Lyoni. Kenapa ia didiskualifikasi sebagai kandidat Rookie of the Week? Temukan jawabannya di bawah ini, ya!
1. Lyoni didisukalifikasi dari Rookie of the Week MPL ID S17 karena pernah main di MPL MY

Lantas, apa alasan Lyoni didiskualifikasi dari penghargaan Rookie of the Week MPL ID S17? Berdasarkan pengumuman resmi dari pihak MPL Indonesia di Instagram resmi mereka, @mpl.id.official, Lyoni dianggap tidak memenuhi kriteria seorang pemain baru atau rookie di MPL. MPL Indonesia baru saja memperketat aturan perihal kriteria Rookie of the Week. Sekarang, gelar Rookie of the Week hanya bisa didapatkan oleh pemain yang belum pernah berlaga di MPL mana pun.
Pemain yang belum pernah berlaga di MPL Indonesia tetapi sudah menjajal kancah MPL internasional otomatis dicoret dari kriteria. Sementara, Lyoni diketahui pernah bermain di MPL Malaysia Season 16 (MPL MY S16) bersama tim Monster Vicious. Pada waktu itu, status Lyoni dipinjamkan dari Liquid Academy ID. Karena perubahan aturan ini, Lyoni gak hanya dicoret dari kandidat Rookie of the Week pada periode-periode lanjutan, tetapi dua gelar yang telah ia dapatkan juga dianulir. Adapun, pihak MPL Indonesia juga sekaligus mengumumkan pemain yang menggantikan Lyoni sebagai Rookie of The Week Minggu ke-1 dan 2.
2. Drichel dipilih sebagai Rookie of the Week Minggu ke-1

Pengganti Lyoni untuk gelar Rookie of the Week Minggu ke-1 Regular Season MPL ID S17 tidak lain dan tidak bukan adalah teman satu timnya sendiri, Drichel. Sama seperti Lyoni, ia merupakan pemain baru yang dipromosikan dari Team Liquid Academy ID. Berposisi sebagai midlaner, ia menjadi kunci penting dalam team fight TLID.
Untuk pekan pembuka MPL ID S17, Lyoni memang menunjukkan dominasi luar biasa dengan hero Gloo dan Chip. Performanya tersebut membayangi Drichel yang bermain gak kalah apik. Padahal, kontribusinya saat menggunakan Zhuxin dalam laga melawan Natus Vincere (NAVI) (28/3/2026) dan EVOS Esports (EVOS) (29/3/2026) menjadi faktor krusial kemenangan TLID. Setidaknya gelar Rookie of the Week untuk Minggu ke-1 masih dipegang tim TLID, ya. Drichel membuktikan kalau gak hanya Lyoni saja yang membawa perubahan untuk TLID, tetapi seluruh pemain baru berusaha keras membayar kekalahan tim ini pada musim sebelumnya.
3. MarceL dari GEEK dipilih untuk gantikan Lyoni sebagai Rookie of the Week Minggu ke-2

Siapa pengganti yang layak untuk Rookie of the Week Minggu ke-2? Pihak MPL Indonesia menunjuk MarceL dari Geek Fam ID (GEEK). Ini menarik, pasalnya, pekan kedua tersebut menjadi debut MarceL di MPL ID, menggantikan Ye3 yang sudah menjadi EXP laner utama GEEK sejak minggu pertama.
Pertandingan pertama MarceL di MPL ID tidak berbuah manis. Mereka diacak-acak 2-0 oleh ONIC Esports (ONIC) yang diperkuat Kelra. Namun, ia membayarnya dengan penampilan apik pada laga kedua melawan Bigetron by Vitality (BTR). Ia berhasil mengantarkan GEEK menang clean sweep atas sang robot merah. Dalam laga tersebut, ia bermain sangat agresif dan penuh kalkulasi menggunakan Arlott dan Sora.
Dianulirnya Lyoni dari Rookie of the Week memang keputusan tepat. Sebab, ada kemungkinan ia bisa mendominasi tiap pekannya. Belum lagi, kalau aturan lama tersebut masih diterapkan, pemain seperti Kelra dan Pheww juga masuk kualifikasi, dong? Pastinya sangat aneh kalau dua juara dunia tersebut masuk kategori rookie. Meski tidak bisa mendapatkan gelar Rookie of the Week, Lyoni masih bisa mengejar Finals MVP, MVP of the Week, dan Team of the Week, yang lebih prestisius, sih!


















