Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Tim dengan Jadwal Terbaik untuk 6 GW Awal FPL 2026/2027

3 Tim dengan Jadwal Terbaik untuk 6 GW Awal FPL 2026/2027
ilustrasi logo Manchester United (unsplash.com/soakedinnirvana)
  • FPL 2026/2027 dimulai 22 Agustus 2026; Manchester United, Manchester City, dan Liverpool disorot karena jadwal enam gameweek awal yang relatif menguntungkan.
  • Manchester United menghadapi Hull City, Ipswich, Everton, City, Fulham, dan Tottenham; Bruno Fernandes, Mbeumo, Cunha, Maguire, serta Lammens menjadi pilihan aset.
  • Manchester City dan Liverpool menawarkan aset menyerang serta defensif, termasuk Haaland, Semenyo, Guehi, Isak, Wirtz, Van Dijk, dan Alisson, di tengah jadwal awal yang dinilai mudah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

English Premier League (EPL) 2026/2027 bergulir mulai 22 Agustus 2026. Fantasy Premier League (FPL) menjadi ajang pencinta strategi permainan unjuk gigi meracik skuad terbaik. Sebelum memilih pemain, para manajer FPL mesti memperhatikan fixture difficulty ratings (FDR) atau tingkat kesulitan jadwal tiap tim. Tiga tim ini bisa jadi pertimbangan dalam memilih pemain sebab memiliki jadwal mudah untuk enam gameweek (GW) awal FPL 2026/2027.

  1. 1. Manchester United punya jadwal menghadapi sejumlah tim promosi

    ilustrasi logo Manchester United
    ilustrasi logo Manchester United (pixabay.com/AllenDo04)

    Jadwal Manchester United relatif mudah pada awal musim 2026/2027. Dalam tiga GW awal, pasukan Michael Carrick menghadapi Hull City, Ipswich Town, dan Everton. Hull City dan Ipswich Town berstatus tim promosi sehingga Manchester United berpotensi menang mudah. Sementara, Manchester United punya kans menang meski Everton cukup kokoh. 

    Setelah itu, Manchester United menghadapi Manchester City. Setelah lawan sulit kontra rival sekota, Manchester United akan melawan Fulham dan Tottenham Hotspur. Dengan mempertimbangkan FDR tersebut, Manchester United berpeluang mendulang tiga poin. Terlebih lagi, ada banyak opsi pemain yang bisa dipertimbangkan para manajer FPL. 

    Bruno Fernandes menjadi opsi yang bisa dipilih dengan harga £12.0m. Banderolnya yang naik ini tidak terlepas dari torehan 235 poin musim lalu. Fernandes menjadi gelandang dengan poin terbanyak setelah produktif melalui 9 gol dan 24 assist. Beralih ke opsi lebih murah, ada Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha yang dipatok £8.0m. Mbeumo menghasilkan 148 poin dari 11 gol dan 3 assist, sedangkan Cunha mengumpulkan 143 poin dengan 10 gol dan 4 assist.

    Di lini pertahanan, ada dua pilihan yang patut dipertimbangkan. Harry Maguire dan Senne Lammens punya harga murah, yakni hanya £5.0m. Musim lalu, Maguire memperoleh 90 poin hanya dari 19 kali starter dengan sumbangsih 1 gol dan 2 assist. Sementara, Lammens membuat 8 clean sheet dan kebobolan 39 kali dari 32 penampilan. Ia total menghasilkan 109 poin. Kombinasi bek dan gelandang Manchester United bisa masuk opsi para manajer FPL.

  2. 2. Sederet pemain Manchester City patut dipertimbangkan didukung lawan-lawan mudah

    ilustrasi logo Manchester City
    ilustrasi logo Manchester City (unsplash.com/supergios)

    Manchester City akan menghadapi Bournemouth, Crystal Palace, dan Coventry City. Setelah itu, lawan cukup sulit yang mesti diladeni adalah Manchester United, Sunderland, dan Liverpool. Kendati begitu, Manchester City punya peluang meraih kemenangan pada awal musim.

    Erling Haaland menjadi aset yang paling aman untuk dibeli. Meski dibanderol seharga £15.5m, nilai ini sepadan dengan ketajamannya. Musim lalu, Haaland mengumpulkan 239 poin, hasil dari 27 gol dan 4 assist. Dengan kualitasnya, striker Norwegia wajib masuk skuad FPL. 

    Di lini tengah, Antoine Semenyo (£8.5m) dan Elliot Anderson (£6.5m) bisa masuk opsi. Khusus bagi Anderson, sang gelandang memang pemain baru. Namun, kontribusinya bersama Nottingham Forest musim lalu menghasilkan 180 poin. Pilihan lain ada Rayan Cherki dan Jeremy Doku yang bernilai £7.5m. Keduanya sama-sama bermain ofensif sehingga kans poin lebih terbuka lebar. 

    Sementara, opsi melimpah ada di barisan belakang. Marc Guehi (£5.5m) jadi salah satu bek yang konsisten dengan hasil 179 poin. Musim lalu, ia mengemas 3 gol dan 5 assist. Nico O’Reilly (£5.0m) juga patut dipertimbangkan setelah musim yang produktif. Sebelumnya, ia mengantongi 160 poin, hasil dari 5 gol dan 4 assist. Di sektor kiper, Gianluigi Donnarumma (£5.5m) juga bisa dipilih setelah musim debutnya yang mengesankan melalui 135 poin.

  3. 3. Kendati ditangani pelatih baru, jadwal dan aset kreatif Liverpool layak menjadi opsi

    ilustrasi logo Liverpool
    ilustrasi logo Liverpool (pexels.com/jaralol)

    Liverpool memasuki era baru bersama Andoni Iraola. Kendati begitu, para pemain The Reds mesti menjadi perhatian bagi para manajer FPL. Ditambah lagi, Liverpool punya jadwal mudah pada awal musim EPL 2026/2027. Liverpool akan melawan Newcastle United, Nottingham Forest, Fulham, Ipswich Town, Bournemouth, dan Manchester City.

    Banyak pemain kreatif dari Liverpool yang bisa masuk skuad untuk mendulang poin. Di lini serangan, Alexander Isak bisa menjadi opsi. Meski musim debutnya kurang menjanjikan karena mengalami cedera, performanya mengesankan saat Piala Dunia 2026 dan pramusim. Meski harganya relatif mahal senilai £9.0m, Isak dipastikan starter menyusul cederanya Hugo Ekitike yang diprediksi pulih akhir 2026.

    Beralih ke sektor gelandang, hengkangnya Mohamed Salah menjadi kerugian besar bagi para manajer FPL. Maklum saja, ia merupakan pemain yang paling konsisten menghasilkan lebih dari 200 poin selama 8 dari 9 musimnya di Liverpool. Namun, masih ada Florian Wirtz (£7.5m) dan Dominik Szoboszlai (£7.0m) sebagai pilihan lain. Musim lalu, Wirtz menghadirkan 125 poin, sedangkan Szoboszlai yang bermain di berbagai posisi mampu menghasilkan 160 poin. 

    Dari segi defensif, Virgil van Dijk (£6.5m) dan Alisson Becker (£5.5m) menjadi opsi premium lain. Pengalaman matang keduanya dipastikan dapat memberikan poin lebih, terutama Van Dijk yang kerap maju membantu penyerangan. Musim lalu, Van Dijk mengumpulkan 175 poin dengan kontribusi 6 gol dan 1 assist. Ia selalu starter sepanjang musim dengan total 38 laga. Sementara, Alisson yang sempat absen karena cedera diprediksi tampil lebih fit. Musim lalu, ia menghasilkan 91 poin meski hanya tampil 26 kali. Ia berhasil membuat delapan clean sheet.

    Tim-tim di atas tidak hanya punya jadwal mudah, tetapi juga aset yang melimpah. Banyak opsi pemain dari tiga tim tersebut yang bisa dipilih untuk mengarungi awal musim 2026/2027. Kontribusi mereka sudah terbukti pada musim sebelumnya. Jadi, jangan lupa atur skuad dan hadirkan racikan terbaikmu demi mendulang banyak poin pada awal FPL 2026/2027. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More