Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Spotify Rilis SongDNA untuk Siap Bongkar Asal-Usul Lagu Favorit

Spotify Rilis SongDNA untuk Siap Bongkar Asal-Usul Lagu Favorit
ilustrasi aplikasi Spotify (unsplash.com/Heidi Fin)
Intinya Sih
  • Spotify meluncurkan fitur beta SongDNA yang memungkinkan pengguna menelusuri detail kreator, kolaborator, dan elemen musik di balik lagu langsung dari tampilan Now Playing.
  • SongDNA mulai dirilis bertahap untuk pengguna Premium iOS dan Android secara global, dengan rencana perluasan akses penuh hingga April 2026.
  • Fitur ini memberi transparansi bagi kreator serta pengalaman baru bagi pendengar untuk memahami asal-usul dan jaringan kolaborasi di balik setiap lagu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Spotify kembali menghadirkan inovasi yang mengubah cara pengguna menikmati musik favorit. Kini, aktivitas mendengarkan lagu tidak lagi berhenti pada sekadar memutar dan menikmati melodi. Lewat fitur beta terbarunya, SongDNA, pengguna diajak menelusuri lebih dalam siapa saja yang terlibat di balik proses terciptanya sebuah lagu.

Bagi kamu yang sering penasaran tentang peran penulis, produser, atau kolaborator lain di balik lagu favorit, ini menjadi momen yang tepat untuk mulai mengeksplorasi. SongDNA tidak hanya menjadikan kamu sebagai pendengar, tetapi juga penelusur cerita di balik musik. Berikut penjelasan lengkap mengenai fitur SongDNA berdasarkan unggahan resmi di blog Spotify.

1. Spotify mengungkap rahasia di balik lagu favorit melalui fitur SongDNA

tampilan fitur SongDNA pada Spotify
tampilan fitur SongDNA pada Spotify (newsroom.spotify.com)

SongDNA hadir sebagai fitur yang terintegrasi langsung dalam tampilan Now Playing di aplikasi Spotify. Pengguna cukup mengetuk kartu khusus untuk mengakses berbagai informasi terkait lagu yang sedang diputar. Proses eksplorasi terasa lebih praktis karena tidak perlu keluar dari halaman utama pemutaran.

Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat creative connections yang menampilkan daftar penulis, produser, dan kolaborator di balik sebuah lagu. Selain itu, terdapat song roots yang memperlihatkan sampel atau elemen musik dari lagu lain yang memengaruhi karya tersebut, dan artist threads untuk menjelajahi hubungan antar musisi secara lebih luas. Semua elemen ini membentuk jaringan informasi yang memperkaya pemahaman terhadap musik.

SongDNA juga memberi dampak bagi para kreator di industri musik. Penulis lagu, produser, hingga profesi di balik layar kini mendapatkan eksposur yang lebih luas. Selama ini, kontribusi mereka sering kali tidak terlihat oleh khalayak publik. Data yang ditampilkan berasal dari kombinasi informasi resmi dan komunitas sehingga dapat dikelola melalui Spotify for Artists. Hal ini memberi kontrol lebih besar terhadap cara karya mereka ditampilkan. Ekosistem musik pun menjadi lebih transparan dan adil bagi semua pihak.

2. Fitur SongDNA sudah bisa dicoba versi Beta di perangkat iOS dan Android

Tampilan deskripsi penyanyi yang muncul pada fitur SongDNA
Tampilan deskripsi penyanyi yang muncul pada fitur SongDNA (newsroom.spotify.com)

Selain menghadirkan transparansi bagi kreator, Spotify juga mulai merilis fitur ini secara bertahap ke pengguna. Saat ini, SongDNA telah mulai dirilis untuk pengguna Premium di perangkat iOS dan Android secara global. Spotify berencana memperluas akses ke seluruh pelanggan Premium sepanjang April 2026. Peluncuran dilakukan secara bertahap agar perusahaan dapat mengamati respons pengguna sekaligus menyempurnakan fitur ini sebelum rilis penuh.

Persaingan di industri layanan streaming musik semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Apple Music menawarkan kualitas audio lossless dan integrasi lirik yang kuat, sementara Tidal dikenal sebagai platform untuk penikmat musik berstandar tinggi. SongDNA menjadi salah satu jawaban dari Spotify untuk menghadirkan nilai tambah. Alih-alih hanya fokus pada kualitas audio, Spotify memilih memperkaya konteks di balik musik. Fitur ini memberi dimensi baru dalam menikmati lagu, yaitu memahami cerita dan kolaborasi yang membentuknya.

3. Cara menggunakan fitur SongDNA di Spotify

ilustrasi akses Spotify melalui laptop
ilustrasi akses Spotify melalui laptop (freepik.com/freepik)

Untuk menggunakan SongDNA, pengguna cukup membuka aplikasi Spotify dan memutar lagu seperti biasa. Setelah masuk ke tampilan Now Playing, pengguna dapat menggulir layar ke bawah hingga menemukan kartu SongDNA. Fitur ini akan muncul pada lagu-lagu yang sudah mendukung integrasi tersebut.

Setelah mengetuk kartu SongDNA, pengguna akan disajikan berbagai detail menarik tentang lagu. Informasi tersebut mencakup kolaborator, sampel musik, hingga hubungan ke karya lain. Pengguna juga bisa mengetuk nama kreator untuk menjelajahi karya lain yang pernah mereka kerjakan.

4. Apakah fitur SongDNA akan memberi dampak besar bagi penggunanya?

tampilan fitur SongDNA pada Spotify
tampilan fitur SongDNA pada Spotify (newsroom.spotify.com)

Secara konsep, SongDNA memang terlihat sederhana, tetapi potensinya cukup besar. Fitur ini memperluas cara orang menemukan musik tidak hanya mengandalkan dari rekomendasi algoritma. Pengguna dapat mengikuti jejak kreatif dari satu lagu ke lagu lain melalui jaringan kolaborasi sehingga menciptakan pengalaman yang lebih personal.

Namun, tantangan utama terletak pada kelengkapan data dalam katalog musik. Jika fitur ini hanya optimal pada lagu populer, manfaatnya bisa terasa terbatas. Sebaliknya, jika mencakup berbagai genre dan era, SongDNA berpotensi menjadi alat eksplorasi yang sangat kuat. Keberhasilan fitur ini akan sangat bergantung pada konsistensi dan kedalaman informasi yang disajikan.

Saatnya kamu mencoba cara baru menikmati musik lewat Spotify. Jangan hanya berhenti pada mendengarkan, tetapi mulai telusuri cerita di balik setiap lagu yang kamu putar. Kalau fitur ini sudah tersedia di perangkatmu, sesekali luangkan waktu untuk mengeksplorasinya. Siapa tahu, dari satu lagu favorit, kamu justru menemukan banyak lagu lain yang sebelumnya tidak kamu ketahui. Sekarang, lagu mana yang ingin kamu bongkar ceritanya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More