Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Kota Al Balad, Permata Bersejarah di Jantung Kota Jeddah

5 Fakta Kota Al Balad, Permata Bersejarah di Jantung Kota Jeddah
kota Al Balad (pexels.com/abdullah alallah)

Siapa bilang Arab Saudi cuma soal gedung pencakar langit yang mewah atau padang pasir yang luas? Kalau kamu main ke Jeddah, ada satu kawasan yang bakal bikin kamu merasa ditarik balik ke masa lalu. Namanya Al Balad. Kawasan ini adalah "soul" alias jiwanya kota Jeddah yang punya vibe sangat kontras dengan kemajuan teknologi di sekitarnya.

Buat kamu yang suka history-walking atau sekadar pengin cari konten estetik yang punya cerita mendalam, Al Balad adalah tempat yang wajib banget masuk bucket list. Agar nggak bingung pas sampai sana, yuk simak 5 fakta kota Al Balad yang bikin tempat ini spesial banget!

1. Situs warisan dunia UNESCO yang diakui secara global

bangunan bersejarah di kota Al Balad
bangunan bersejarah di kota Al Balad (pexels.com/abdullah alallah)

Al Balad bukan sekadar kawasan tua biasa yang dibiarkan begitu saja. Sejak tahun 2014, Al Balad secara resmi diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Alasan utamanya jelas: nilai sejarah dan arsitekturnya yang unik banget dan nggak bisa kamu temukan di belahan dunia lain.

Sebagai salah satu destinasi wisata budaya terpenting di Arab Saudi, pemerintah setempat benar-benar menjaga keaslian kawasan ini. Jadi, pas kamu jalan-jalan di sini, kamu nggak bakal merasa kayak di museum yang kaku, tapi lebih ke lingkungan yang "hidup" dengan sejarah yang masih bernapas. UNESCO memberikan pengakuan ini karena Al Balad dianggap sebagai simbol pertukaran budaya lintas laut merah selama berabad-abad.

2. Didirikan sejak abad ke-7 sebagai gerbang utama

ilustrasi kota Al Balad
ilustrasi kota Al Balad (pexels.com/Mohamed hamdi)

Fakta kota Al Balad selanjutnya bakal bikin kamu terpukau sama usianya. Kawasan ini ternyata sudah didirikan sejak abad ke-7. Bayangkan, sudah ribuan tahun tempat ini berdiri! Secara historis, Al Balad berfungsi sebagai pusat kota Jeddah yang sangat ramai dan krusial.

Dulu, Al Balad adalah gerbang utama bagi para peziarah yang datang dari berbagai penjuru dunia lewat jalur laut untuk menuju Makkah. Karena perannya ini, Al Balad berkembang jadi titik temu berbagai budaya, bahasa, dan tradisi. Nggak heran kalau atmosfer di sini terasa sangat kosmopolitan tapi tetap kental dengan nuansa Islami yang klasik.

3. Arsitektur bangunan tua dengan jendela "rawashin" yang ikonik

ilustrasi kota Al Balad
ilustrasi kota Al Balad (pexels.com/Bilal Ahmed)

Kalau kamu melihat bangunan-bangunan di sini, kamu bakal sadar kalau mereka punya gaya yang sangat khas. Bangunan di Al Balad rata-rata sudah berusia lebih dari 150 sampai 400 tahun. Gaya arsitekturnya dipengaruhi oleh sentuhan Persia yang dipadukan dengan kearifan lokal.

Uniknya, mereka tidak menggunakan bata modern, melainkan batu karang dari Laut Merah dan kayu-kayu tua yang kokoh. Salah satu ciri khas paling menonjol adalah adanya jendela kayu ukir yang disebut Rawashin (sering disebut juga Rosa oleh warga lokal). Jendela ini fungsinya keren banget; selain sebagai dekorasi yang cantik, Rawashin didesain supaya udara tetap bisa masuk tapi privasi orang di dalam rumah tetap terjaga. Estetikanya benar-benar juara buat foto-foto!

4. Pusat perbelanjaan tradisional yang tetap eksis

ilustrasi kota Al Balad
ilustrasi kota Al Balad (pexels.com/Mohammed Hassan)

Meskipun Jeddah punya banyak mall mewah yang dingin dengan AC maksimal, Al Balad tetap jadi juara di hati para pemburu barang unik. Sampai sekarang, Al Balad masih menjadi pusat perbelanjaan tradisional yang sangat ramai. Di sini, kamu bisa menemukan souq (pasar tradisional) yang labirinnya seru buat dijelajahi.

Kamu bisa belanja berbagai macam barang, mulai dari pakaian tradisional Saudi, parfum oud yang wanginya semerbak, rempah-rempah kualitas terbaik, sampai kerajinan tangan untuk oleh-oleh. Serunya lagi, di sini kamu bisa tawar-menawar langsung sama pedagangnya. Suasana ramai dan interaksi hangat di pasar ini bikin pengalaman belanja kamu tidak terasa membosankan.

5. Rumah bagi masjid dan bangunan sejarah legendaris

ilustrasi kota Al Balad
ilustrasi kota Al Balad (pexels.com/abdullah alallah)

Di dalam labirin jalanan Al Balad yang sempit, tersembunyi harta karun berupa bangunan-bangunan religi dan sejarah yang luar biasa. Salah satu yang paling terkenal adalah Masjid Al Shafi'i. Masjid ini sudah ada sejak abad ke-13 dan menjadi salah satu masjid tertua di Jeddah dengan arsitektur yang sangat memukau.

Selain masjid, ada juga pasar tertua seperti Souq Al Alawi dan Souq Al Nada yang letaknya nyelip di antara bangunan tua. Berjalan di kawasan ini tidak cuma soal melihat gedung lama, tapi juga merasakan sisa-sisa kejayaan perdagangan masa lalu. Rasanya setiap sudut dinding di Al Balad punya cerita yang pengin disampaikan ke pengunjungnya.

Itulah 5 fakta kota Al Balad yang perlu kamu tahu. Kalau kamu punya kesempatan berkunjung ke Arab Saudi, jangan cuma mampir ke mall-nya saja, ya. Luangkan waktu sore hari buat jalan-jalan santai di Al Balad sambil menikmati kopi Arab. Dijamin, kamu bakal jatuh cinta sama atmosfernya yang magis!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Pendakian Gunung Merbabu via Thekelan Ditutup, Ini Jadwalnya!

27 Apr 2026, 16:09 WIBTravel