Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Perbedaan Broad Peak dan Gasherbrum yang Sering Tertukar

5 Perbedaan Broad Peak dan Gasherbrum yang Sering Tertukar
potret Broad Peak (commons.wikimedia.org/Svy123)
Intinya Sih
  • Broad Peak adalah satu gunung setinggi sekitar 8.051 meter, sedangkan Gasherbrum merupakan kelompok puncak di Karakoram, termasuk Gasherbrum I hingga IV.
  • Broad Peak berada di urutan ke-12 gunung tertinggi dunia; Gasherbrum I lebih tinggi dengan 8.080 meter, sementara Gasherbrum II lebih rendah, sekitar 8.035 meter.
  • Broad Peak berciri punggungan puncak lebar dan pertama didaki tim Austria pada 1957; puncak Gasherbrum lebih runcing, dengan rute serta tantangan pendakian yang berbeda-beda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat membahas gunung-gunung tertinggi di dunia, nama Broad Peak dan Gasherbrum sering muncul dalam satu pembahasan. Keduanya sama-sama berada di Pegunungan Karakoram dan memiliki ketinggian lebih dari 8.000 meter. Tak heran jika banyak orang mengira Broad Peak dan Gasherbrum adalah gunung yang sama atau saling berdekatan tanpa perbedaan yang berarti.

Padahal, Broad Peak dan Gasherbrum memiliki karakteristik yang cukup berbeda, mulai dari nama, bentuk puncak, hingga kelompok gunungnya. Mengetahui perbedaannya akan membuat kamu lebih mudah memahami geografi Karakoram sekaligus sejarah pendakiannya. Yuk, simak lima perbedaan Broad Peak dan Gasherbrum yang paling sering membuat orang keliru.

1. Broad Peak adalah satu gunung, sedangkan Gasherbrum merupakan kelompok gunung

potret Gasherbrum
potret Gasherbrum (commons.wikimedia.org/Sallahuddin shah)

Broad Peak merupakan satu gunung dengan puncak utama yang memiliki ketinggian sekitar 8.051 meter di atas permukaan laut. Sementara itu, Gasherbrum adalah nama yang digunakan untuk sebuah kelompok gunung di Pegunungan Karakoram. Di dalam kelompok tersebut terdapat beberapa puncak terkenal seperti Gasherbrum I, Gasherbrum II, Gasherbrum III, dan Gasherbrum IV.

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah menganggap Gasherbrum hanya merujuk pada satu gunung saja. Padahal ketika seseorang menyebut Gasherbrum, biasanya perlu dijelaskan nomor puncaknya agar tidak menimbulkan kebingungan. Inilah alasan mengapa Broad Peak dan Gasherbrum sering tertukar dalam berbagai pembahasan.

2. Ketinggian puncaknya tidak sama

potret Broad Peak
potret Broad Peak (commons.wikimedia.org/Sallahuddin shah)

Broad Peak memiliki ketinggian sekitar 8.051 meter sehingga menempati urutan ke-12 gunung tertinggi di dunia. Di sisi lain, Gasherbrum I memiliki ketinggian sekitar 8.080 meter dan berada sedikit lebih tinggi dibandingkan Broad Peak. Sementara Gasherbrum II memiliki ketinggian sekitar 8.035 meter, sehingga sedikit lebih rendah daripada Broad Peak.

Perbedaan angka ketinggian ini memang terlihat kecil, tetapi sangat berarti dalam dunia pendakian gunung tinggi. Setiap meter tambahan dapat memengaruhi tingkat kesulitan ekspedisi dan kondisi lingkungan di sekitar puncak. Oleh karena itu, data ketinggian menjadi salah satu pembeda penting antara Broad Peak dan Gasherbrum.

3. Bentuk puncaknya memiliki karakter yang berbeda

potret Gasherbrum
potret Gasherbrum (commons.wikimedia.org/MustafaAldahabi)

Broad Peak dikenal karena punggungan puncaknya yang sangat lebar sehingga menjadi asal-usul nama "Broad Peak" atau "Puncak Lebar". Bentuk tersebut membuat bagian puncaknya tampak memanjang jika dilihat dari kejauhan. Ciri khas ini menjadi salah satu identitas yang paling mudah dikenali oleh para pendaki.

Sebaliknya, puncak-puncak Gasherbrum umumnya memiliki bentuk yang lebih runcing dan menjulang. Siluetnya terlihat lebih tajam dibandingkan Broad Peak, terutama pada Gasherbrum IV yang terkenal dengan bentuknya yang dramatis. Perbedaan morfologi ini membuat kedua gunung memiliki daya tarik visual yang berbeda.

4. Sejarah pendakiannya juga berbeda

potret Broad Peak
potret Broad Peak (commons.wikimedia.org/Kogo)

Broad Peak pertama kali berhasil didaki pada tahun 1957 oleh tim ekspedisi Austria. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam sejarah penaklukan gunung-gunung setinggi lebih dari 8.000 meter. Sejak saat itu, Broad Peak menjadi tujuan favorit para pendaki yang ingin menyelesaikan daftar fourteen eight-thousanders.

Gasherbrum memiliki sejarah pendakian yang lebih beragam karena terdiri dari beberapa puncak. Gasherbrum I berhasil didaki pertama kali pada tahun 1958, sedangkan Gasherbrum II telah ditaklukkan lebih dahulu pada tahun 1956. Setiap puncak memiliki kisah ekspedisi dan tantangan yang berbeda-beda.

5. Tantangan pendakian yang dihadapi tidak selalu sama

potret Gasherbrum
potret Gasherbrum (commons.wikimedia.org/OLderman)

Meskipun sama-sama berada di kawasan Karakoram, rute menuju Broad Peak memiliki karakteristik tersendiri. Pendaki biasanya harus melewati jalur panjang dengan paparan ketinggian ekstrem serta perubahan cuaca yang cepat. Kondisi tersebut menuntut kemampuan adaptasi dan manajemen energi yang baik.

Gasherbrum juga menawarkan tantangan besar, tapi setiap puncaknya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Ada rute yang lebih teknis dengan kemiringan curam, sementara puncak lainnya lebih dipengaruhi oleh kondisi gletser dan ancaman longsoran salju. Perbedaan karakter jalur inilah yang membuat strategi pendakian Broad Peak dan Gasherbrum tidak bisa disamakan.

Mengenal gunung-gunung tinggi dunia selalu menghadirkan cerita menarik yang membuat rasa penasaran semakin besar. Semakin banyak mengetahui karakter setiap puncak, semakin mudah pula mengapresiasi keunikan bentang alam Pegunungan Karakoram. Siapa tahu, daftar gunung ikonik berikutnya justru menjadi inspirasi untuk menambah wawasan atau merencanakan petualangan impian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More