Instalasi Karya Yayoi Kusama yang Pernah Dipamerkan di Indonesia

- Yayoi Kusama meninggal pada 14 Agustus 2026, dengan pengumuman publik dari museum dan yayasannya pada 27 Agustus; seniman Jepang ini dikenal lewat polkadot, infinity mirrors, dan labu ikonik.
- Museum MACAN Jakarta menggelar pameran tunggal Life is the Heart of a Rainbow pada 2018, menampilkan perjalanan karya Kusama dari lukisan 1950-an hingga instalasi imersif.
- Infinity Mirrored Room—Brilliance of the Souls dipamerkan di Museum MACAN pada Mei–Oktober 2026, sementara woodblock print Mount Fuji with Signature #63 hadir di Art Jakarta Papers 2026.
Dunia seni rupa global tengah diselimuti duka atas berpulangnya seniman kenamaan asal Jepang, Yayoi Kusama, pada Jumat (14/8/2026). Namun, kabar duka ini baru diumumkan ke publik oleh Yayoi Kusama Museum dan Yayoi Kusama Foundation pada Kamis (27/8/2026).
Kusama dikenal luas melalui karya seni bermotif polkadot yang khas, cermin imersif tanpa batas (infinity mirrors), hingga instalasi patung labu (pumpkin) yang ikonik. Ia berperan besar dalam perkembangan seni kontemporer dunia, termasuk di Indonesia.
Bagi para pencinta seni di Tanah Air, karya-karya fantastis perempuan yang dijuluki "The Queen of Polka Dots" ini sebenarnya tidaklah asing, karena sudah beberapa kali dipamerkan dan menjadi daya tarik utama di beberapa tempat, salah satunya di Museum MACAN (Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara), Jakarta Pusat.
Untuk mengenang dedikasi dan perjalanan spiritual sang maestro dalam mengeksplorasi konsep ketakterbatasan, berikut beberapa instalasi karya Yayoi Kusama yang pernah dipamerkan di Indonesia. Apakah kamu pernah mengunjungi salah satunnya?
1. Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow
Pada 2018 lalu, Museum MACAN menggelar pameran tunggal bertajuk Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow. Pameran ini mengajak pengunjung untuk menjelajahi perkembangan motif dan tema ikonik, serta keterhubungan format dan konseptual sepanjang karier sang seniman.
Uniknya lagi, ada karya berupa eksperimen lukis Kusama di awal kiprahnya pada 1950-an yang menunjukkan kemunculan dari penggunaan polkadot, jaring dan labu yang khas, sepilihan lukisan Infinity Nets yang populer, dokumentasi performans publik dan happenings, instalasi berukuran besar, serta lukisan-lukisan baru yang mendemonstrasikan pendekatan Kusama yang memikat terhadap ruang.
Pengunjung yang hadir bisa memasuki Dots Obsession: Infinity Mirrored Room, Narcissus Garden, THE SPIRITS OF THE PUMPKINS DESCENDED INTO THE HEAVENS, Love Forever, My Eternal Soul, dan The Obliteration Room.
2. Infinity Mirrored Room
Infinity Mirrored Room—Brilliance of the Souls (2014) merupakan instalasi seni populer karya Yayoi Kusama yang dipamerkan di Museum MACAN pada 24 Mei-5 Oktober 2026. Instalasi ini menggambarkan realita tak berbatas (infinity) yang menjadi salah satu konsep kunci dalam karya-karya Kusama. Pengunjung yang masuk ke sana akan disuguhi dinding cermin dengan efek tak terbatas, permainan cahaya berupa lampu LED, sensasi melayang saat berdiri di tengah ruangan, serta perasaan seakan menjadi bagian dari karya itu sendiri.
3. Mount Fuji with Signature #63
Pada 5-8 Februari 2026, karya Yayoi Kusama dipamerkan di acara Art Jakarta Papers 2026 di City Hall Pondok Indah Mall. Bertajuk Mount Fuji with Signature #63, karya tersebut merupakan seni cetak cukil kayu tradisional Jepang atau woodblock print dengan ukuran 39,5x96 cm.
Karya seni tersebut bernilai Rp970 juta dan menggambarkan kekaguman sang seniman saat mengunjungi Gunung Fuji, Jepang. Pola polkadot yang menjadi ciri khas Kusama dapat ditemukan pada karya seni tersebut.
Meskipun Yayoi Kusama kini telah tiada, karya seni dan warisannya telah menginspirasi banyak seniman dan akan terus "hidup" sepanjang masa. Apakah kamu pernah melihat atau mengunjungi salah satunya?



















