Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips Mengisi Digital Arrival Card dengan Cepat dan Tepat

5 Tips Mengisi Digital Arrival Card dengan Cepat dan Tepat
ilustrasi seorang penumpang berada di bandara (pixabay.com/JESHOOTS-com)
  • Siapkan paspor, detail penerbangan, dan bukti akomodasi sebelum mengisi agar sesi formulir tidak habis dan data bisa dimasukkan lebih cepat.
  • Isi kartu kedatangan digital 2–3 hari sebelum berangkat melalui portal atau aplikasi resmi pemerintah yang gratis, bukan situs pihak ketiga.
  • Untuk rombongan, gunakan pengajuan grup agar data perjalanan cukup sekali diisi; setelah selesai, simpan QR code sebagai screenshot atau PDF offline.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mengisi digital arrival card menjadi momen yang paling menegangkan, terutama jika baru dilakukan di tengah antrean imigrasi bandara. Suasana bandara selalu ramai, koneksi internet lambat, dan tenggat waktu pemeriksaan yang singkat, sering memicu rasa panik.

Proses pendaftaran bisa diselesaikan dengan cepat, jika kamu mengetahui alur dan persiapannya. Cuma 3 menit saja, kamu dapat menyelesaikan formulir digital arrival card dari layar ponsel. Berikut tips mengisi digital arrival card yang hanya membutuhkan beberapa menit saja.

  1. 1. Siapkan tiga dokumen penting sebelum buka situs

    ilustrasi dokumen penting penerbangan
    ilustrasi dokumen penting penerbangan (pixabay.com/JoshuaWoroniecki)

    Jangan membuka situs pendaftaran sebelum menyiapkan data. Kebanyakan formulir imigrasi memiliki batas waktu sesi (timeout), sehingga mencari data akan membuat sistem mengulang formulir dari awal dan hanya membuang waktu kamu.

    Sebelum klik, pastikan tiga dokumen utama sudah siap untuk dikumpulkan. Dokumen tersebut meliputi paspor (nomor dan masa berlaku), tiket penerbangan (nomor pesawat dan tanggal kedatangan), dan bukti akomodasi. Sebaiknya, simpan rincian ini di catatan ponsel agar tinggal di-copy paste saat pengisian formulir.

  2. 2. Isi formulir sebelum keberangkatan

    ilustrasi mendaftar digital arrival card melalui ponsel
    ilustrasi mendaftar digital arrival card melalui ponsel (pixabay.com/Firmbee)

    Menunda mengisi formulir hingga tiba di bandara merupakan kesalahan yang sering dilakukan oleh wisatawan. Mengandalkan koneksi Wi-Fi bandara saat mendarat sangat berisiko, karena sinyal sering tidak stabil akibat menampung banyak pengguna.

    Beberapa negara sudah membuka akses pengisian sejak 2-3 hari sebelum hari keberangkatan. Luangkan waktu sebentar untuk mengisinya dengan tenang di rumah untuk meminimalkan risiko salah ketik data pribadi.

  3. 3. Pastikan akses portal resmi

    ilustrasi seorang wanita sedang mendaftar digital arrival card
    ilustrasi seorang wanita sedang mendaftar digital arrival card (pixabay.com/sahinsezerdincer)

    Masih banyak wisatawan yang terkecoh dan membayar puluhan dolar hanya untuk mengisi kartu kedatangan di situs web pihak ketiga yang mirip dengan halaman resmi imigrasi. Pengisian digital arrival card resmi dari pemerintah negara mana saja selalu gratis tanpa biaya tambahan.

    Pastikan kamu mengakses alamat domain resmi pemerintah atau mengunduh aplikasi resminya. Dengan menggunakan situs resmi, wisatawan bebas dari pungutan liar dan data langsung terintegrasi dengan sistem pemindaian di pintu imigrasi.

  4. 4. Pakai fitur "Group Submission" untuk rombongan

    ilustrasi mengisi digital arrival card group submission
    ilustrasi mengisi digital arrival card group submission (pixabay.com/StartupStockPhotos)

    Mengisi data satu per satu saat sedang liburan keluarga atau rombongan teman sangat menyita waktu. Kamu harus memasukkan nomor penerbangan, alamat hotel, hingga tanggal tinggal yang sama berulang kali, yang akan memperlambat alur kerja.

    Oleh karena itu, gunakan fitur pendaftaran grup atau group submission yang hampir selalu ada di setiap portal imigrasi digital. Detail informasi perjalanan cukup diisi satu kali saja, jadi kamu tinggal menambahkan data paspor masing-masing anggota rombongan dalam satu formulir pengajuan.

  5. 5. Simpan bukti screenshot QR Code secara offline

    ilustrasi QR code
    ilustrasi QR code (pixabay.com/Tumisu)

    Setelah pendaftaran selesai, situs digital arrived card akan menerbitkan kode QR. Jangan sampai bukti ini hanya disimpan dalam browser atau hanya mengandalkan tautan email yang membutuhkan koneksi internet untuk membukanya.

    Area imigrasi terkenal minim sinyal seluler, sehingga segera lakukan screenshot pada kode QR yang muncul atau unduh file-nya dalam bentuk PDF. Jadi, menyiapkan dokumen secara offline memudahkan kamu memindai (scan) kode QR secara instan di pintu autogate.

    Tips di atas akan mengubah prosedur digital arrival card yang terkesan rumit menjadi mudah dan selesai dalam hitungan menit. Dengan menerapkan tips tersebut, kamu terhindar dari kepanikan saat di bandara. So, pastikan semua dokumen sudah siap jauh-jauh hari, supaya momen liburan jadi lancar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More