Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Banyak Kasus Orang Hilang, Pahami Tips Aman Liburan di Pulau Jeju Ini!

Banyak Kasus Orang Hilang, Pahami Tips Aman Liburan di Pulau Jeju Ini!
Potret suasana musim panas di Pulau Jeju, Korea Selatan (pexels.com/Coman Yu)
  • Kasus orang hilang dan penemuan jasad di Pulau Jeju menjadi sorotan setelah polisi menutup dua laporan tanpa memastikan kondisi korban, sehingga memicu kekhawatiran wisatawan.
  • Wisatawan disarankan membagikan itinerary dan lokasi kepada orang terdekat, serta menghindari perjalanan sendirian di kawasan alam terpencil dengan risiko cedera, cuaca buruk, dan sinyal terbatas.
  • Gunakan Naver Map atau KakaoMap, cek jadwal transportasi, hindari jalur sepi malam hari, serta simpan nomor 112, 119, 1330, dan kontak KBRI Seoul.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kasus ratusan orang hilang hingga penemuan jasad orang meninggal di Pulau Jeju menyita perhatian dunia, tak terkecuali dari pemerintah dan warga Indonesia. Hal ini semakin ramai setelah adanya fakta bahwa pihak polisi menutup dua kasus orang hilang tanpa memastikan terlebih dahulu kondisi mereka.

Peristiwa tersebut tentu merusak citra Pulau Jeju, mengingat pulau tersebut cukup gencar dipromosikan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Korea Selatan. Tak sedikit wisatawan yang urung liburan ke sana, karena khawatir kejadian serupa menimpa dirinya.

Jika kamu sudah terlanjur merencanakan liburan ke Pulau Jeju dalam waktu dekat ini, jangan khawatir! Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan sebelum pergi ke sana. Yuk, simak deretan tips aman liburan di Pulau Jeju berikut ini!

  1. 1. Bagikan itinerary dan sharing location kepada keluarga atau teman dekat

    Potret seorang wanita sedang menyusun itinerary liburan
    Potret seorang wanita sedang menyusun itinerary liburan (pexels.com/Vlada Karpovich)

    Membuat rencana perjalanan (itinerary) yang detail tak hanya berguna, agar liburanmu tertata, tetapi juga menjadi instrumen atau alat keselamatan krusial, lho! Sebelum melangkahkan kaki menjelajahi sudut-sudut Pulau Jeju, pastikan kamu telah membagikan salinan jadwal perjalananmu kepada keluarga di rumah atau teman terdekat yang tidak ikut bepergian.

    Tuliskan rute harian secara spesifik, mulai dari nama dan alamat penginapan (termasuk nomor teleponnya), daftar tempat wisata dan kuliner yang akan dikunjungi, hingga estimasi waktu kunjungan. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur sharing location di beberapa aplikasi, seperti Life360 atau Apple Find My, kepada mereka.

    Dengan begitu, ketika kamu mengalami kendala komunikasi atau tidak memberikan kabar dalam jangka waktu yang tidak wajar, pihak keluarga dapat langsung mendeteksi keberadaan terakhirmu dan memberikan informasi rute yang akurat kepada tim penyelamat.

  2. 2. Hindari bepergian sendirian atau solo traveling

    Potret liburan bersama teman
    Potret liburan bersama teman (pexels.com/Stephen Leonardi)

    Meskipun Korea Selatan secara umum cukup aman, menjelajahi lanskap alam Pulau Jeju yang ekstrem seorang diri tetap memiliki risiko keselamatan yang cukup besar. Area alam terbuka, seperti hutan, lembah vulkanik, hingga tebing pesisir yang sepi bisa menjadi tempat berbahaya jika kamu mengalami musibah, seperti terpeleset, cedera, atau mendadak diserang cuaca buruk.

    Apabila terjadi situasi darurat saat kamu sedang solo traveling di rute yang terisolasi, maka akan sangat sulit meminta pertolongan dengan cepat, terutama jika akses sinyal internet dan seluler terbatas. Usahakan untuk selalu bepergian bersama teman atau keluarga, agar liburanmu tetap tenang dan minim risiko.

    Jika memang terpaksa harus solo traveling, kamu bisa ikut open trip atau bergabung dengan grup tur lokal yang didampingi pemandu profesional. Selaih paham rute dan medan di Pulau Jeju, mereka akan bertanggung jawab atas keselamatanmu selama berada di sana.

  3. 3. Unduh aplikasi peta lokal dan penyedia layanan darurat

    Tangkapan layar Naver Map di Korea Selatan
    Tangkapan layar Naver Map di Korea Selatan (map.naver.com)

    Aplikasi peta populer global, seperti Google Maps, kerap kali tidak berfungsi optimal untuk navigasi pejalan kaki di Korea Selatan, karena kebijakan privasi data spasial pemerintah setempat. Hal ini sering membuat wisatawan salah mengartikan rute atau bahkan tersesat saat berada di jalur tertentu.

    Kamu bisa mengunduh aplikasi lokal, seperti Naver Map atau KakaoMap sebelum berangkat. Kedua aplikasi ini menyediakan navigasi terperinci hingga ke jalur-jalur kecil di Pulau Jeju lengkap dengan opsi Bahasa Inggris. Kamu juga wajib mengunduh aplikasi Emergency Ready App milik pemerintah Korsel untuk menerima peringatan cuaca ekstrem dan mengakses nomor darurat secara cepat.

  4. 4. Perhatikan moda transportasi dan rutenya

    Ppotret bus di Pulau Jeju, Korea Selatan
    Ppotret bus di Pulau Jeju, Korea Selatan (pixabay.com/BS105)

    Sistem transportasi di Pulau Jeju berbeda dengan kota besar. Di sini, kamu bisa mengandalkan bus antarkota, mobil sewaan, atau taksi. Memahami rute dan jadwal operasional armada transportasi lokal menjadi kunci utama perjalanan, agar kamu tidak "terlantar" di area yang sepi, terutama saat malam hari.

    Beberapa rute bus di kawasan pelosok atau area pegunungan memiliki frekuensi kedatangan yang sangat jarang, bahkan bisa berjarak 1-2 jam. Selalu periksa kembali jadwal bus terakhir melalui aplikasi peta lokal sebelum memulai penjelajahan.

    Jika kamu menyewa kendaraan pribadi, pastikan tempat sewanya resmi dan kamu sudah terbiasa dengan rute jalanan berliku atau kondisi kabut tebal yang kerap datang tiba-tiba. Jangan lupa untuk selalu membawa SIM internasional yang masih aktif dan hindari keluar di jalur sepi pada malam hari.

  5. 5. Simpan nomor kontak darurat dan kedutaan besar

    Potret nomor darurat 112
    Potret nomor darurat 112 (pexels.com/cottonbro studio)

    Memiliki akses komunikasi cepat saat berada dalam kondisi darurat adalah kunci keselamatan utama selama berlibur di luar negeri, terutama di Pulau Jeju. Jangan menunggu sampai masalah terjadi baru kamu mencari nomor telepon penting, ya!

    Kamu bisa mencatat beberapa nomor darurat berikut:

    • 112: nomor darurat polisi (biasanya menyediakan layanan penerjemah bahasa asing),
    • 119: nomor ambulans dan pemadam kebakaran,
    • 1330: Korea Travel Helpline (layanan informasi dan bantuan wisatawan 24 jam dalam berbagai bahasa).

    Simpan pula kontak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul. Saat tiba di Korea Selatan, biasanya nomor yang terdeteksi sebagai nomor Indonesia akan langsung mendapatkan SMS dari pihak hotline KBRI. Catat nomor tersebut, karena akan berguna untuk mengantisipasi kondisi krusial yang membutuhkan perlindungan dari pihak mereka.

    Demikian beberapa tips aman liburan di Pulau Jeju, Korea Selatan, yang dapat kamu terapkan. Selalu utamakan keselamatan diri dan tetap waspada di mana pun kamu berada. Selamat berlibur, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More