Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perbedaan Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno-Hatta

Perbedaan Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno-Hatta
Bandara Soekarno Hatta (unsplash.com/Muhammad Aziz Ali Mutia)
Intinya Sih
  • Bandara Soekarno-Hatta memiliki tiga terminal dengan kapasitas berbeda: Terminal 1 beroperasi sejak 1985, Terminal 2 sejak 1992, dan Terminal 3 yang paling baru menampung hingga 51 juta penumpang per tahun.
  • Setiap terminal memiliki jumlah gate dan pembagian subterminal berbeda; Terminal 3 menjadi yang terbesar dengan 38 gate untuk penerbangan domestik maupun internasional serta fasilitas untuk pesawat berbadan besar.
  • Layanan maskapai dan fasilitas tiap terminal bervariasi, di mana Terminal 3 menawarkan desain modern ramah lingkungan, lounge eksklusif, serta toko duty-free yang lebih lengkap dibandingkan dua terminal lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandara Soekarno-Hatta merupakan bandara penting bagi transportasi di Indonesia. Pasalnya, bandara ini telah melayani jutaan penerbangan dan menjadi bandara ketiga tersibuk di Asia Tenggara. Untuk itu, Bandara Soekarno-Hatta menyediakan tiga terminal untuk memenuhi kebutuhan penerbangan.

Ketiga terminal tersebut memiliki fasilitas dan melayani maskapai yang berbeda-beda. Jika tidak cermat, sering terjadi kesalahan terminal keberangkatan. Agar tidak bingung membedakannya, berikut ini perbedaan terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno-Hatta yang wajib kamu ketahui. Mulai dari jumlah gate hingga fasilitas yang ada di dalam terminal tersebut.

1. Tahun beroperasi dan kapasitas

Bandara Soekarno-Hatta
Bandara Soekarno-Hatta (instagram.com/soekarnohattaairport)

Bandara Soekarno-Hatta dibangun dalam waktu 6 tahun dan resmi beroperasi pada 1985. Di tahun tersebut pula, sekaligus penanda bahwa Terminal 1 juga resmi beroperasi di sisi selatan Bandara Soekarno-Hatta. Kapasitas terminal ini mencapai 36 juta jiwa per tahun.

Selang 7 tahun kemudian, terminal kedua Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi pada 1992. Terminal ini berada di sisi utara yang letaknya berseberangan dengan Terminal 1. Tak sebanyak Terminal 1, di Terminal 2 kapasitas penumpang sekitar 21 juta jiwa per tahun.

Sementara itu, Terminal 3 dibangun di bagian sisi timur laut Bandara Soekarno-Hatta. Pembangunannya dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama resmi beroperasi pada 2009 dan dilanjutkan dengan tahap kedua pada 2016. Terminal terbaru ini dapat menampung 51 juta jiwa per tahun.

2. Jumlah gate

Bandara Soekarno-Hatta
Bandara Soekarno-Hatta (instagram.com/injourney.id)

Dengan perbedaan kapasitas penumpang di masing-masing terminal, gate yang digunakan juga disesuaikan. Secara total, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 73 gate untuk menampung penerbangan domestik dan internasional. Selain itu, ada gate khusus untuk penerbangan haji dan umrah.

Di Terminal 1 terdapat tiga subterminal, yaitu 1A, 1B, serta 1C. Dengan rincian, subterminal 1A dan 1B memiliki 7 gate. Gate 1A diperuntukkan bagi penerbangan sekitar Jawa dan Indonesia Barat. Sedangkan 1B untuk penerbangan di bagian Indonesia Timur.

Di Terminal 2 juga terdapat tiga subterminal, yaitu 2D, 2E, dan 2F, yang masing-masing memiliki 7 gate. Subterminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan domestik. Sedangkan 2F untuk penerbangan internasional Low Cost Carrier (LCC) termasuk penerbangan umrah.

Berbeda dengan Terminal 1 dan 2, Terminal 3 memiliki total 38 gate. Untuk gate 1-10 diperuntukkan penerbangan internasional, sedangkan 11-28 untuk penerbangan domestik. Di Terminal 3 juga terdapat Peer Gate yang digunakan untuk pesawat berbadan besar.

3. Layanan pesawat

Bandara Soekarno-Hatta
Bandara Soekarno-Hatta (instagram.com/injourney.id)

Pembagian subterminal dan gate diperuntukkan agar pesawat tertib ketika mendarat dan terbang. Untuk itu, layanan pesawat di setiap terminal juga berbeda-beda. Di terminal satu diperuntukan bagi penerbangan domestik maskapai low cost carrier dan penerbangan rute tertentu. Pesawat yang di Terminal 1 di antaranya Lion Air, Citilink, TransNusa, Sriwijaya Air, AirAsia, Trigana Air, NAM Air, dan XpressAir.

Sedangkan terminal dua diperuntukkan bagi penerbangan domestik dan internasional. Maskapai yang beroperasi di Terminal 2 untuk domestik yaitu Super Air Jet dan Batik Air. Sedangkan maskapai penerbangan internasional ada Citilink, Jetstar, Lion Air, Batik Air, AirAsia, Thai Lion Air, dan Scoot.

Terminal 3 juga sama dengan Terminal 2 yang melayani penerbangan domestik dan internasional. Maskapai untuk penerbangan domestik di antaranya Garuda Indonesia, TransNusa, Pelita Air, dan Citilink. Sedangkan maskapai untuk penerbangan internasional adalah Garuda Indonesia, Citilink, Indonesia AirAsia, Qatar Airways, Emirates, ANA, dan maskapai asing lainnya.

4. Desain interior

Bandara Soekarno-Hatta
Bandara Soekarno-Hatta (instagram.com/injourney.id)

Berbicara tentang desain interior dan eksterior, Terminal 1 dan Terminal 2 memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan Terminal 3. Terminal 1 dan 2 dirancang dengan memadukan budaya lokal di dalamnya. Namun, Terminal 1 sedikit berbeda dan tampak lebih modern karena baru selesai renovasi pada Maret 2025.

Sedangkan Terminal 3 memiliki desain modern kontemporer dengan sentuhan ramah lingkungan. Lebih banyak tanaman hijau serta taman mini di dalam ruangan. Bahkan ada taman mini yang dibuat dengan gaya taman vertikal. Hal ini membuat Terminal 3 berbeda dibandingkan dengan Terminal 1 dan Terminal 2.

5. Fasilitas bandara

Bandara Soekarno-Hatta
Bandara Soekarno-Hatta (instagram.com/injourney.id)

Baik di Terminal 1, 2 dan 3, masing-masing memiliki fasilitas utama yang sama, yaitu area check-in, ruang tunggu, toilet, dan musala. Ada pula restoran, toko, akses Wi-Fi gratis, serta layanan informasi. Namun, yang membedakan adalah lounge eksklusif yang terdapat di Terminal 2 dan 3.

Berbeda dengan Terminal 1 dan 2, di Terminal 3 terdapat beberapa lounge eksklusif dengan desain yang modern. Selain itu, di Terminal 3 juga terdapat toko ritel serta duty-free shop dengan produk dalam negeri dan internasional. Fasilitas ini membuat Terminal 3 menjadi terminal yang lebih lengkap dibandingkan dengan Terminal 1 dan 2.

Lima perbedaan terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno-Hatta ternyata menarik untuk diketahui. Tak hanya layanan maskapai saja, fasilitas di terminal juga berbeda. Namun, yang penting adalah selalu cek di terminal berapa sebelum berangkat ke bandara. Jangan sampai kamu salah datang, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More