Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Buka Lagi, Ini 5 Tips Liburan ke Gunung Bromo Pascakebakaran!

Buka Lagi, Ini 5 Tips Liburan ke Gunung Bromo Pascakebakaran!
Panorama Gunung Bromo dan Semeru. (IDN Times/Ahnaf Lentera Jagad)
  • Gunung Bromo dibuka kembali untuk wisata pada Kamis, 20 Agustus 2026, setelah kebakaran hampir dua pekan, namun akses pengunjung masih dibatasi.
  • Wisatawan perlu memantau kanal resmi BB-TNBTS, menghindari barang pemicu api, serta membawa masker, pelindung mata, dan pakaian hangat menghadapi abu, debu, serta suhu dingin.
  • Pengunjung wajib mengikuti arahan petugas, menjaga kebersihan dan vegetasi, serta memesan tiket daring minimal H-1 melalui bromotenggersemeru.id; tarif WNI Rp54 ribu–Rp79 ribu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pascakebakaran hebat yang melanda Gunung Bromo selama hampir dua pekan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) akhirnya kembali membuka kawasan tersebut untuk aktivitas wisata pada Kamis (20/8/2026). Wisatawan bisa kembali menikmati keindahan Gunung Bromo, meski dalam area yang terbatas.

Jika kamu berencana ke sana dalam waktu dekat ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, agar liburanmu jadi lebih aman, nyaman, sekaligus menyenangkan. Berikut beberapa tips liburan di Gunung Bromo pascakebakaran yang bisa kamu lakukan.

  1. 1. Selalu memantau informasi resmi dari pihak TNBTS

    Potret sunrise di Gunung Bromo
    Potret sunrise di Gunung Bromo (unsplash.com/Fajruddin Mudzakkir)

    Tips pertama yang harus dilakukan saat hendak libuan ke Gunung Bromo pascakebarakan adalah memantau informasi resmi dari pihak pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Informasi ini tersedia di akun Instagram dan Threads @bbtnbromotenggersemeru.

    Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika ada update terbaru terkait kondisi kawasan Gunung Bromo. Misalnya seperti kemunculan titik api yang baru, peringatan kondisi cuaca, atau penutupan akibat kondisi tertentu.

  2. 2. Tidak membawa barang-barang pemicu api

    Potret seseorang sedang merokok
    Potret seseorang sedang merokok (unsplash.com/lilartsy)

    Karena kondisi kawasan Gunung Bromo masih "sensitif," sebaiknya kamu tidak membawa barang-barang yang berpotensi menjadi pemicu api, seperti flare, petasan, kompor, hingga api unggun. Untuk rokok dan korek api, simpan keduanya di tempat yang aman dan tidak dinyalakan selama berada di kawasan tersebut. Tak ada salahnya menahan diri untuk tidak merokok dan fokus menikmati udara segar.

  3. 3. Siapkan perlengkapan tambahan

    Potret keindahan Gunung Bromo
    Potret keindahan Gunung Bromo (unsplash/Azhar Galih)

    Pascakebakaran, ada banyak abu dari berbagai vegetasi yang terbakar dan debu-debu yang beterbangan. Kondisi angin yang kencang membuat abu dan debu tersebut beterbangan. Ditambah lagi suhu udara saat musim kemarau juga sangat dingin, terutama saat menjelang matahari terbit.

    Selain jaket dan pakaian hangat, sebaiknya kamu juga membawa perlengkapan tambahan untuk melindungi tubuh. Di antaranya seperti masker dan buffer, kacamata hitam, syal, dan topi atau beannie.

  4. 4. Mematuhi arahan petugas dan menjaga kebersihan

    Potret seseorang sedang menaiki kuda di Gunung Bromo
    Potret seseorang sedang menaiki kuda di Gunung Bromo (unsplash.com/Muhammad Arief)

    Di beberapa titik, biasanya ada petugas lapangan yang berjaga. Mereka akan mengarahkan jeep atau kendaraan penumpang, agar melintasi jalur yang aman, serta memberikan beberapa instruksi demi keamanan dan keselamatan. Wisatawan diharapkan menaati seluruh ketentuan dan aturan yang diberikan oleh petugas selama berada di sana.

    Selain itu, wisatawan juga wajib menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan. Jangan membuang sampah sembarangan (terutama sampah yang tidak bisa terurai), mencabut tumbuhan (terutama vegetasi yang baru tumbuh atau menghijau), dan sebagainya.

  5. 5. Booking tiket jauh-jauh hari

    Potret keindahan Gunung Bromo
    Potret keindahan Gunung Bromo (unsplash.com/alessionord)

    Hal terakhir dan tak kalah penting adalah memesan tiket masuk kawasan Bromo secara daring. Kamu bisa mengaksesnya melalui situs bromotenggersemeru.id setidaknya H-1 sebelum ke sana. Makin bagus lagi kalau pesan jauh-jauh hari untuk mengamankan kuota wisatawan.

    Harga tiket untuk WNI sebesar Rp54 ribu saat hari kerja dan Rp79 ribu saat akhir pekan. Sementara itu, wisatawan asing sebesar Rp255 ribu, baik saat hari kerja maupun akhir pekan.

    Demikian beberapa tips yang perlu diperhatikan saat berkunjung ke Gunung Bromo pascakebakaran. Semoga liburanmu ke sini diberi kelancaran, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More