Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Wisata Anti-Mainstream di Sydney, Ada Stasiun untuk Kereta Jenazah!

5 Wisata Anti-Mainstream di Sydney, Ada Stasiun untuk Kereta Jenazah!
Sydney Bus Museum (instagram.com/sydneybusmuseum)
Intinya Sih
  • Sydney menawarkan lima destinasi wisata anti-mainstream, mulai dari museum penyakit manusia hingga stasiun kereta jenazah bersejarah yang kini menjadi situs warisan budaya.
  • Tempat-tempat unik seperti Paddington Reservoir Garden dan Justice and Police Museum menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sisi lain kota.
  • Beberapa lokasi memiliki jam operasional terbatas dan akses transportasi publik yang mudah, menjadikannya pilihan menarik untuk eksplorasi alternatif di Sydney.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sydney merupakan salah satu kota tujuan wisata favorit di Australia. Sydney Opera House, Sydney Harbour Bridge, dan Royal Botanic Garden, adalah beberapa tempat wisata ikonik di Sydney yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Untuk penikmat wisata pantai, Pantai Manly dan Pantai Bondi akan memanjakan wisatawan dengan lautnya yang bersih dan hamparan pasir putihnya. Tak lupa, penikmat galeri seni sudah pasti mengunjungi Queen Victoria Building atau Art Gallery of New South Wales.

Selain tempat-tempat wisata di atas, Sydney juga punya off-beaten tourism yang tidak banyak diketahui wisatawan mancanegara. Mau tahu, dimana saja destinasi wisata anti-mainstream yang ada di Sydney? Yuk, simak daftar rekomendasinya berikut ini!

1. Museum of Human Disease

Museum of Human Disease, Sydney
Museum of Human Disease, Sydney (instagram.com/unswdiseasemuseum)

Museum of Human Disease didirikan pada tahun 1959 oleh salah seorang profesor ilmu patologi di University of New South Wales. Semula hanya dibuka untuk kalangan mahasiswa dan ahli patologi, Museum of Human Disease kini dapat dikunjungi oleh pengunjung dari berbagai usia dan latar belakang.

Di museum ini, kita bisa melihat lebih dari 1500 awetan organ dan jaringan dari tubuh manusia. Seluruh awetan di Museum of Human Disease berasal dari para donatur yang secara sukarela mendonasikan bagian tubuhnya untuk riset ilmu patologi.

Cara menuju lokasi : Naik light rail L2 Randwick dari Central Chalmers Street dan turun di pemberhentian UNSW High Street. Lanjutkan berjalan kaki 100 meter menuju gedung Samuels tempat museum berada.

Jam operasional : 10.00-16.00 (sabtu, minggu dan hari libur tutup)

Tiket masuk : 10 dolar Australia atau Rp 108.000 (tiket sudah termasuk printed guide).

2. Paddington Reservoir Garden

Paddington Reservoir Garden, Sydney
Paddington Reservoir Garden, Sydney (wikimedia.org/Twistie.man)

Untuk pecinta taman dan kebun, Royal Botanic Garden sudah tentu menjadi spot wisata pilihan saat singgah di Sydney. Selain Royal Botanic Garden, Sydney juga punya area wisata kebun yang tak kalah menarik yaitu Paddington Reservoir Garden.

Paddington Reservoir Garden sebelumnya merupakan sumber air utama bagi masyarakat Paddington pada abad 19. Akan tetapi, tempat tersebut sudah lama tidak berfungsi sebagai reservoir dan beberapa kali beralih fungsi sebagai stasiun pengisian bahan bakar maupun garasi.

Kawasan ini mulai dibuka sebagai kebun sejak 2009 dan memenangkan penghargaan Australia Award for Urban Design di tahun yang sama. Dari bagian atasnya, kamu bisa menikmati sensasi melihat sunken garden ditemani indahnya cahaya senja.

Cara menuju lokasi : Naik bus Transit System nomor 440 dari Stasiun Pusat menuju halte pemberhentian di Paddington Town Hall. Lanjutkan dengan jalan kaki menuju Paddington Reservoir Garden.

Jam operasional : bagian atas kebun dibuka 24 jam tetapi area kebun bawah hanya dibuka di waktu pagi hingga sore hari.

Tiket masuk : Gratis.

3. Justice and Police Museum

Justice and Police Museum, Sydney
Justice and Police Museum, Sydney (wikimedia.org/sv1ambo)

Justice and Police Museum sudah pasti harus masuk dalam bucket list pecinta crime stories. Museum ini menyimpan kisah-kisah kriminal yang pernah terjadi di Sydney beserta proses pengadilan dan pengetahuan seputar ilmu forensik.

Bangunan museum sebelumnya merupakan bekas kantor polisi sekaligus pengadilan. Tak heran jika kamu akan menemukan bilik-bilik penjara, ruangan kantor, hingga ruang sidang.

Cara menuju lokasi : Naik Sydney Trains jurusan T2 dari Stasiun Pusat lalu turun di Stasiun Circular Quay. Lanjutkan berjalan kaki sejauh 200 meter menuju museum.

Jam operasional : 10.00-17.00 (buka setiap sabtu dan minggu).

Tiket masuk : Gratis.

4. Mortuary Station

Mortuary Station, Sydney
Mortuary Station, Sydney (wikimedia.org/Wang-Hsin Pei)

Meski tampak seperti gereja, bangunan yang kamu lihat di foto ini sama sekali tidak berfungsi sebagai gereja. Bangunan bergaya gothic ini merupakan stasiun khusus kereta pengangkut jenazah beserta keluarganya menuju kompleks pemakaman Rockwood yang berjarak 17 kilometer.

Mortuary Station, beserta layanan kereta jenazah, sangat terkenal di pertengahan abad 19 hingga awal abad 20. Karena meningkatnya kebutuhan akses jalan raya, jalur rel kereta perlahan mulai menghilang. Adapun layanan kereta pengangkut jenazah telah resmi berakhir sejak 1943.

Berstatus sebagai situs warisan budaya New South Wales, Mortuary Station tidak dibuka untuk publik setiap hari. Biasanya tempat ini akan dibuka untuk publik saat ada event khusus seperti Sydney Open yang tahun ini akan diselenggarakan pada bulan November.

Cara menuju lokasi : Jalan kaki ke arah Regent Street dari Stasiun Pusat Sydney.

5. Sydney Bus Museum

Sydney Bus Museum
Sydney Bus Museum (instagram.com/sydneybusmuseum)

Kalau kamu suka kendaraan-kendaraan vintage, Sydney Bus Museum adalah tempat yang wajib dikunjungi. Di sini kamu akan menemukan lebih dari 70 jenis bus dari tahun 1920 hingga tahun 2000an.

Bus dari berbagai perusahaan otomotif seperti AEC, Leyland, Ford, hingga Mercedes-Benz turut meramaikan koleksi Sydney Bus Museum. Kalau berkunjung ke sini kamu juga bisa ikut keliling kota sambil menaiki salah satu vintage bus, lho!

Cara menuju lokasi : Naik bus Transit System nomor 440 dari Stasiun Pusat lalu turun Pioneer's Memorial Park. Lanjutkan jalan kaki menuju museum.

Jam operasional : 10.00-16.00 (hanya dibuka di hari minggu pekan pertama dan ketiga).

Tiket masuk : 22 dolar Australia atau Rp 237.000 (sudah termasuk tiket bus keliling).

Selain berkeliling naik feri di Sydney Harbour dan menonton pertunjukkan di Sydney Opera House, ada ragam destinasi wisata menarik lainnya yang bisa kamu kunjungi. Mengunjungi wisata anti-mainstream seperti lima tempat di atas akan menambah pengalaman liburanmu di Sydney menjadi lebih berkesan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Travel

See More