Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perbandingan Harga Tiket LRT dan MRT Jakarta, Perhatikan!

Perbandingan Harga Tiket LRT dan MRT Jakarta, Perhatikan!
ilustrasi LRT (unsplash.com/Rifki Kurniawan)
Intinya Sih
  • LRT Jakarta memiliki tarif awal Rp5.000 untuk 1 km pertama, membuatnya tampak lebih mahal dibanding MRT yang memulai tarif sekitar Rp3.000 tergantung jarak tempuh.
  • Perbedaan utama terletak pada sistem perhitungan jarak; LRT menambah biaya bertahap per kilometer, sedangkan MRT menawarkan struktur tarif yang terasa lebih ringan untuk jarak menengah.
  • Meskipun terlihat mahal di awal, selisih harga antara LRT dan MRT tidak terlalu signifikan untuk perjalanan jauh, karena keduanya punya struktur tarif berbeda sesuai rute dan jarak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Banyak orang yang langsung mengernyit saat melihat tarif awal LRT menyentuh Rp5.000 untuk 1 km pertama. Sekilas memang terlihat lebih mahal dibandingkan dengan moda transportasi lain. Namun, apakah angka itu benar-benar bikin LRT lebih mahal dari MRT, atau cuma soal persepsi saja?

Di tengah makin padatnya Kota Jakarta dan kebutuhan mobilitas yang cepat, perbandingan tarif LRT dan MRT jadi topik yang sering dicari di Google. Supaya kamu gak salah kaprah dan bisa memilih transportasi paling efisien, penting banget memahami bagaimana sistem tarif keduanya bekerja.

1. Tarif dasar LRT memang lebih tinggi di awal

ilustrasi transportasi LRT
ilustrasi transportasi LRT (pexels.com/Tim Gouw)

Kalau kita lihat dari tarif resminya, LRT memang sedikit lebih mahal dibanding MRT dan KRL. Tarif LRT adalah Rp5.000 untuk 1 km pertama. Angka ini jadi alasan kenapa banyak orang merasa LRT lebih mahal. Pasalnya, untuk jarak pendek saja, kamu sudah harus membayar Rp5.000.

Sementara itu, MRT biasanya punya tarif awal yang lebih kompetitif untuk jarak tertentu. Biasanya tarif MRT adalah Rp3.000—14.000, tergantung jarak. Jadi, kalau kamu hanya menempuh perjalanan singkat, LRT memang terasa lebih mahal di awal. Namun, jangan buru-buru menyimpulkan, karena struktur tarif setiap moda berbeda.

2. Perbandingan sistem tarif LRT dan MRT

ilustrasi transportasi LRT
ilustrasi transportasi LRT (pexels.com/Ayşenaz Bilgin)

Perbedaan utama antara LRT dan MRT ada di sistem perhitungan jaraknya. LRT menggunakan sistem tarif berbasis jarak yang dimulai dari 1 km pertama seharga Rp5.000, lalu bertambah sesuai jarak tempuh berikutnya. Artinya, semakin jauh kamu pergi, tarif akan bertambah secara bertahap.

Sementara itu, MRT juga menggunakan sistem berbasis jarak, tapi struktur tarifnya berbeda dan sering kali lebih terasa “ringan” untuk jarak menengah. Jadi, kalau kamu menempuh jarak pendek, LRT bisa terasa lebih mahal. Namun, untuk jarak lebih jauh, selisihnya belum tentu signifikan. Semua tergantung pada rute dan total kilometer yang kamu tempuh.

3. Kenapa LRT terlihat lebih mahal?

ilustrasi transportasi LRT
ilustrasi transportasi LRT (pexels.com/Mehmet Suat Gunerli)

Ada beberapa alasan kenapa LRT terlihat lebih mahal dibanding MRT:

  • Tarif awal langsung Rp5.000.
  • Rute LRT yang relatif lebih pendek.
  • Persepsi masyarakat karena membandingkannya dengan KRL.

Faktor psikologis juga berpengaruh. Ketika orang tahu KRL bisa mulai dari tarif yang lebih rendah, lalu melihat LRT langsung Rp5.000, otomatis muncul kesan mahal. Padahal, kalau dihitung per kilometer secara menyeluruh, selisih antara LRT dan MRT sebenarnya gak terlalu jauh untuk jarak tertentu.

Selain itu, LRT juga menawarkan kenyamanan yang cukup baik, seperti kereta yang lebih baru dan kepadatan penumpang yang relatif lebih terkendali dibandingkan dengan KRL pada jam sibuk.

4. Jadi, apakah LRT lebih mahal dari MRT?

ilustrasi MRT
ilustrasi MRT (unsplash.com/Fadhila Nurhakim)

Kalau kamu hanya bepergian 1—2 km saja, LRT memang lebih mahal karena tarif awalnya sudah Rp5.000 untuk 1 km pertama. Namun, untuk jarak yang lebih panjang, perbandingan tarif antara LRT dan MRT bisa jadi tidak terlalu berbeda. Semuanya kembali pada rute dan total kilometer perjalanan kamu.

Hal penting yang perlu kamu pahami adalah setiap moda transportasi punya struktur tarif berbeda. Jadi, gak bisa langsung disimpulkan secara mutlak bahwa LRT selalu lebih mahal dari MRT.

Pertanyaan “Apakah harga tiket LRT lebih mahal dari MRT?” memang wajar muncul, apalagi buat kamu yang ingin lebih hemat dalam memilih transportasi harian. Secara tarif awal, LRT memang sedikit lebih mahal karena Rp5.000 untuk 1 km pertama. Namun, kalau dilihat secara keseluruhan berdasarkan jarak tempuh, selisihnya belum tentu signifikan.

Jadi, sebelum bilang LRT mahal, pastikan kamu bandingkan dulu jarak dan rute perjalananmu. Dengan begitu, kamu bisa memilih moda transportasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Kalau sering pakai transportasi umum, menurut kamu sendiri, LRT terasa lebih mahal atau biasa saja?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More