Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa yang Membuat Visa China Lama Diproses?

Apa yang Membuat Visa China Lama Diproses?
ilustrasi visa (unsplash.com/Global Residence Index)
Intinya Sih
  • Lonjakan wisatawan Indonesia ke China sejak kebijakan bebas visa transit 240 jam membuat antrean pemohon meningkat dan memperlambat proses di Visa Application Service Center (VASC).
  • Sistem pengajuan online sering mengalami kemacetan sehingga memperpanjang waktu verifikasi sebelum dokumen fisik diserahkan langsung ke petugas imigrasi.
  • China memperketat verifikasi keamanan dan pemeriksaan dokumen, terutama bagi pemohon pertama kali, demi mencegah pelanggaran izin tinggal atau overstay.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

China menjadi destinasi yang sangat populer sejak 2025. Dengan didorong oleh kebijakan bebas visa transit selama 240 jam atau 10 hari, wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Negeri Tirai Bambu itu meningkat pesat tahun lalu, terutama saat musim dingin. Selain itu, China menawarkan pengalaman berlibur yang seru dan serba ada.

Namun, baru-baru ini proses pengajuan visa China menjadi cukup lama. Di samping karena lonjakan wisatawan asal Indonesia, kira-kira kenapa, ya? Yuk, cari tahu melalui ulasan berikut ini.

1. Terjadi lonjakan pemohon

ilustrasi antrean yang panjang
ilustrasi antrean yang panjang (unsplash.com/Nk Ni)

China menjadi salah satu negara yang tidak pernah sepi pengunjung sepanjang tahun. Bahkan di waktu-waktu tertentu, Negeri Tirai Bambu tersebut akan mengalami lonjakan wisatawan asing yang jumlahnya berkali-kali lipat daripada biasanya, terutama saat musim dingin dan musim semi, nih.

Karena faktor tersebut, tentunya pemohon visa China juga akan mengalami kenaikan yang pesat. Volume yang tinggi tersebut akhirnya menyebabkan antrean panjang di Visa Application Service Center (VASC) dan membuat proses verifikasi dokumen oleh petugas imigrasi memakan waktu lebih lama.

2. Kemacetan pada sistem online

ilustrasi seseorang yang mengajukan visa
ilustrasi seseorang yang mengajukan visa (unsplash.com/Christin Hume)

Pengajuan visa China belakangan ini menjadi lebih mudah karena bisa dilakukan secara online pada tahap awal. Namun, bukan berarti proses persetujuan di Visa Application Service Center (VASC) akan lebih cepat dengan skema tersebut, lho.

Tahap awal pengajuan online ini malah sering kali mengalami bottleneck atau kemacetan, sehingga memperlambat proses pengajuan visa China secara keseluruhan sebelum dokumen fisik diserahkan secara langsung. Karena itu, sebaiknya ajukan permohonan minimal 1-2 bulan, ya.

3. Verifikasi dokumen yang ketat

ilustrasi dokumen perjalanan
ilustrasi dokumen perjalanan (unsplash.com/Kit)

China meningkatkan standar keamanan internasional mereka dengan memperketat verifikasi data pemohon visa. Petugas imigrasi biasanya cukup selektif untuk memastikan visa applicant tidak berniat menetap secara ilegal atau overstay setelah masa izin tinggal habis.

Karena itu, proses akan menjadi lama karena dokumen pendukung memerlukan verifikasi mendalam. Petugas imigrasi sangat teliti dalam memeriksa formulir, foto tiket, maupun hotel. Bahkan ketidaksesuaian kecil dapat memicu penolakan oleh Visa Application Service Center (VASC).

4. Pertama kali pengajuan visa

ilustrasi paspor
ilustrasi paspor (vecteezy.com/Cindhy Ade)

Bagi yang mengajukan visa China untuk pertama kali, prosesnya akan membutuhkan waktu lebih lama daripada permohonan ulang atau renewal. Petugas imigrasi biasanya akan melakukan verifikasi dan penyaringan yang jauh lebih ketat terhadap profil pemohon.

Petugas imigrasi harus memeriksa keabsahan dokumen, riwayat perjalanan, serta latar belakang pekerjaan dan keuangan pemohon secara mendetail. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada niat untuk melanggar aturan izin tinggal.

Meski begitu, high season maupun hari libur nasional juga dapat memengaruhi waktu proses pengajuan visa China, lho. Karena itu, sebaiknya ajukan permohonan jauh-jauh hari dan jangan memesan tiket pesawat serta hotel yang non-refundable.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More