Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Komponen Mobil yang Servisnya Tidak Boleh Ditunda, Wajib Tahu!

3 min read
4 Komponen Mobil yang Servisnya Tidak Boleh Ditunda, Wajib Tahu!
ilustrasi bengkel mobil (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Kampas rem yang menipis harus segera diganti karena mengurangi efektivitas pengereman; bunyi berdecit atau getaran menandakan komponen mendekati batas pakai.
  • Oli mesin dan filter oli perlu diganti tepat waktu untuk menjaga pelumasan, pendinginan, serta mencegah penumpukan kotoran dan keausan komponen internal mesin.
  • Ban dan aki wajib dipantau kondisinya: ban aus atau retak mengurangi cengkeraman, sementara aki melemah dapat menyulitkan mesin menyala dan mengganggu kelistrikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Merawat mobil bukan hanya sebatas mencuci kendaraan atau melakukan servis secara berkala, namun juga memastikan setiap komponennya yang memiliki masa pakai terbatas turut diganti tepat waktu. Menunda penggantian komponen tertentu justru bisa menyebabkan penurunan performa kendaraan, meningkatkan biaya perbaikan, hingga membahayakan keselamatan saat berkendara.

Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang memilih untuk menunda penggantian komponen demi menghemat pengeluaran yang ada. Padahal, biaya mengganti komponen yang sudah aus pada umumnya jauh lebih kecil jika dibandingkan biaya perbaikan kerusakan lanjutan yang bisa muncul apabila masalah ini terus dibiarkan terlalu lama.

  1. 1. Kampas rem

    ilustrasi servis rem mobil
    ilustrasi servis rem mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

    Kampas rem merupakan komponen yang secara langsung mempengaruhi kemampuan mobil untuk bisa berhenti dengan benar-benar aman. Seiring berjalannya waktu, kampas rem juga akan mengalami keausan yang diakibatkan karena gesekan terus-menerus setiap kali pengemudi menginjak pedal rem.

    Selain bisa mengurangi efektivitas pengereman, kampas rem yang sudah sangat tipis biasanya akan rentan menimbulkan bunyi berdecit atau getaran pada saat digunakan. Tanda-tanda tersebut tidak boleh diabaikan karena menunjukkan bahwa komponennya sudah mendekati batas pemakaian dan harus segera diganti untuk menjaga keselamatan dalam berkendara.

  2. 2. Oli mesin dan filter oli

    ilustrasi oli mobil (pixabay.com/Skica911)
    ilustrasi oli mobil (pixabay.com/Skica911)

    Oli mesin berfungsi untuk mendinginkan, melumasi, dan juga mengurangi efek gesekan antar komponen yang ada di dalam mesin. Seiring dengan penggunaannya, kualitas oli juga akan menurun, sehingga kemampuannya untuk memproteksi mesin akan berkurang.

    Menunda penggantian oli bisa menyebabkan penumpukan kotoran, meningkatkan risiko gesekan atau bahkan mempercepat keausan pada komponen internal mesin. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berpotensi memicu kerusakan yang pada akhirnya membutuhkan biaya perbaikan yang sangat tinggi.

  3. 3. Ban mobil

    ilustrasi velg ban (pexels.com/Mike Bird)
    ilustrasi velg ban (pexels.com/Mike Bird)

    Ban mobil merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, sehingga kondisinya akan sangat menentukan keselamatan dalam berkendara. Ban yang sudah mulai aus, retak, atau bahkan memiliki ketebalan tapak di bawah batas aman ternyata rentan kehilangan daya cengkram, terutama pada saat harus melintasi jalanan basah atau melakukan pengereman secara mendadak.

    Bukan hanya memeriksa ketebalan tapak, pemilik juga harus memperhatikan soal usia ban, walau tampilannya masih terlihat sangat baik. Material karet akan rentan mengalami penurunan kualitas seiring dengan berjalannya waktu, sehingga performanya tidak lagi optimal seperti sebelumnya.

  4. 4. Aki mobil

    ilustrasi aki mobil (unsplash.com/Daniel @ bestjumpstarterreview.com)
    ilustrasi aki mobil (unsplash.com/Daniel @ bestjumpstarterreview.com)

    Aki memiliki peran yang sangat penting sebagai sumber listrik untuk menghidupkan mesin, sekaligus menyuplai daya ke berbagai sistem kelistrikan kendaraan. Seiring dengan bertambahnya usia pemakaian, kemampuan aki dalam menyimpan dan menyalurkan listrik juga berpotensi mengalami penurunan, sehingga membuat mobil sulit untuk dinyalakan.

    Mengganti aki sebelum benar-benar rusak total bisa mencegah mobil mogok di waktu dan tempat yang tidak diinginkan. Selain itu, sistem kelistrikan kendaraan juga bisa bekerja dengan lebih stabil apabila sumber dayanya memiliki kondisi yang sangat baik.

    Mengganti komponen mobil tepat waktu merupakan bagian penting dari proses perawatan kendaraan. Bagian-bagian di atas memiliki massa pakai yang terbatas, sehingga harus diperiksa dan diganti sesuai dengan kondisinya agar proses berkendara tetap aman. Dengan melakukan perawatan secara rutin, maka mobil akan tetap nyaman, aman, dan terhindar dari risiko kerusakan yang lebih serius.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More