Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Alasan Mengapa Mobil Listrik Kini Banyak Pakai Setir Model Yoke
ilustrasi setir mobil (pexels.com/Dumitru B)
  • Setir model yoke dipilih karena meningkatkan visibilitas panel instrumen dan memberikan kesan kabin yang lebih lapang serta futuristik bagi pengemudi mobil listrik.
  • Teknologi steer by wire memungkinkan setir yoke berfungsi efisien dengan menyesuaikan rasio putaran kemudi secara elektronik sesuai kecepatan kendaraan.
  • Desain setir yoke mendukung pengembangan mobil swakemudi dengan memberi ruang interior lebih lega dan fleksibel untuk aktivitas selama mode otomatis aktif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sekarang banyak mobil listrik pakai setir yang bentuknya bukan bulat tapi kayak kotak atau pesawat. Katanya supaya orang bisa lihat layar di depan lebih jelas dan jalan juga kelihatan luas. Setir ini bisa gerak pakai komputer, jadi gampang belok. Nanti kalau mobil bisa jalan sendiri, setirnya bisa disimpan biar ruangnya lega.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tren desain interior kendaraan roda empat global tengah mengalami pergeseran paradigma yang sangat drastis seiring dengan masifnya era elektrifikasi. Salah satu perubahan paling mencolok dan memicu perdebatan hangat adalah keputusan para produsen mobil listrik untuk menanggalkan bentuk kemudi bundar konvensional. Sebagai gantinya, mereka mulai banyak mengadopsi setir berbentuk kotak atau terpotong pada bagian atasnya, yang populer disebut sebagai setir yoke.

Kemudi yang menyerupai kemudi pesawat terbang atau mobil balap formula satu ini awalnya dianggap sebagai konsep futuristik belaka yang mustahil diterapkan pada mobil harian. Namun kini, semakin banyak pabrikan otomotif yang menjadikannya sebagai fitur standar pada lini produk kendaraan listrik premium mereka. Penggunaan komponen ini bukan sekadar taktik pemasaran untuk terlihat keren, melainkan sebuah adaptasi teknologi yang erat kaitannya dengan efisiensi ruang kabin dan sistem berkendara modern.

1. Visibilitas ruang kabin yang maksimal tanpa terhalang lingkaran kemudi

ilustrasi setir mobil yoke (pexels.com/Vladimir Srajber)

Alasan utama di balik maraknya penggunaan setir yoke pada kendaraan listrik adalah untuk memberikan sudut pandang yang sepenuhnya bersih bagi pengemudi. Pada mobil konvensional, lengkungan bagian atas setir bundar sering kali menutupi sebagian informasi penting yang tertera pada layar panel instrumen digital di balik kemudi. Dengan memotong bagian atas lingkaran tersebut, pengemudi dapat melihat seluruh indikator kecepatan, status baterai, dan peta navigasi dengan sangat leluasa.

Selain meningkatkan visibilitas ke arah panel instrumen, desain horizontal dari kemudi ini juga memberikan pandangan yang lebih luas ke arah jalanan di depan. Ulasan dari situs otomotif global carnewschina.com menyebutkan bahwa konsep interior minimalis pada mobil listrik modern sengaja dirancang untuk mengurangi elemen visual yang mengganggu fokus pengemudi. Penghapusan bagian atas setir terbukti sukses menciptakan kesan ruang kabin depan yang jauh lebih lapang, bersih, dan memberikan atmosfer berkendara yang sangat futuristik.

2. Integrasi sistem steer by wire yang mengubah rasio putaran kemudi

ilustrasi setir mobil yoke (pexels.com/Vladimir Srajber)

Penerapan setir berbentuk yoke pada mobil listrik menjadi sangat fungsional berkat adanya adopsi teknologi steer by wire. Pada sistem kemudi tradisional, poros setir terhubung secara mekanis dengan roda, sehingga pengemudi harus memutar setir beberapa kali hingga mentok saat hendak berbelok patah atau parkir. Hal ini tentu akan sangat menyulitkan jika menggunakan setir yoke karena tangan pengemudi bisa kehilangan pegangan saat melakukan gerakan memutar silang.

Teknologi steer by wire memutus hubungan mekanis tersebut dan menggantinya dengan sensor elektronik pintar yang mengatur sudut belok roda secara otomatis berdasarkan kecepatan. Saat mobil bergerak lambat di area parkir, komputer akan mengubah rasio menjadi sangat sensitif, sehingga pengemudi hanya perlu memutar setir yoke sedikit saja untuk membuat roda berbelok penuh. Pengkondisian elektronik inilah yang membuat bentuk kemudi kotak tetap terasa sangat nyaman dan aman digunakan tanpa perlu melakukan gerakan tangan yang repot.

3. Optimalisasi teknologi swakemudi dan adaptasi interior masa depan

ilustrasi setir (pexels.com/WAVYVISUALS)

Mobil listrik modern dirancang sebagai batu loncatan menuju era kendaraan swakemudi atau autonomous driving yang sepenuhnya mandiri di masa depan. Ketika sistem komputer mengambil alih kendali perjalanan di jalan tol, keberadaan setir bundar yang besar sering kali memakan terlalu banyak ruang gerak di area pengemudi. Setir yoke yang berukuran lebih ringkas memberikan ruang kaki dan dada yang lebih bebas bagi manusia di balik kemudi saat mode berkendara otomatis diaktifkan.

Beberapa produsen bahkan sudah merancang sistem di mana setir berbentuk ringkas ini dapat melipat secara otomatis masuk ke dalam dasbor ketika tidak digunakan. Efisiensi ruang yang ditawarkan oleh komponen ini membuka peluang bagi para desainer untuk mengubah fungsi kabin depan menjadi ruang bersantai atau ruang kerja portable yang nyaman selama perjalanan. Oleh karena itu, kehadiran kemudi kotak ini merupakan sebuah investasi desain jangka panjang untuk menyambut era baru mobilitas tanpa awak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article