Diuji di Jalan Rusak, New Xforce HEV Andalkan Gravel Mode

- Mitsubishi menguji New Xforce HEV di lintasan berbatu Karawang untuk membuktikan performa Gravel Mode yang menjaga traksi dan stabilitas di jalan rusak.
- Penyempurnaan suspensi dan sasis baru membuat kenyamanan kabin meningkat serta mengurangi efek limbung saat melintasi permukaan tidak rata.
- Kombinasi sistem hybrid dan Active Yaw Control menjaga distribusi tenaga tetap halus, memastikan kendaraan stabil di berbagai kondisi jalan.
Jakarta, IDN Times - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tidak hanya memperkenalkan Mitsubishi New Xforce dan New Xforce HEV kepada publik, tetapi juga langsung membuktikan kemampuan keduanya melalui sesi Media Test Drive di Karawang, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026).
Salah satu pengujian yang menjadi sorotan adalah ketika SUV tersebut diajak melintasi lintasan berbatu dengan karakter jalan yang menyerupai kondisi rusak. Pengujian itu dilakukan untuk memperlihatkan bagaimana teknologi hybrid, sistem penggerak, hingga penyempurnaan suspensi bekerja menjaga kenyamanan dan stabilitas kendaraan.
Dengan begitu, konsumen bisa melihat bahwa kemampuan New Xforce HEV tidak hanya ditujukan untuk jalan aspal mulus, tetapi juga berbagai kondisi jalan yang kerap ditemui di Indonesia.
1. Gravel Mode diuji di lintasan berbatu

Salah satu sesi yang menarik perhatian berlangsung di Karawang Baru Track melalui Cross Country Experience. Pada lintasan ini, New Xforce HEV diajak melintasi jalan berbatu dengan permukaan yang tidak rata untuk menguji kemampuan Gravel Mode.
Mode berkendara tersebut dirancang agar distribusi tenaga tetap optimal ketika roda kehilangan traksi. Hasilnya, mobil tetap mampu bergerak stabil tanpa gejala selip berlebihan, sekaligus menjaga kenyamanan penumpang meski melintasi jalan dengan kontur yang cukup ekstrem.
Pengujian ini sekaligus menunjukkan bahwa teknologi hybrid pada New Xforce HEV tidak hanya berorientasi pada efisiensi bahan bakar, tetapi juga mendukung performa kendaraan saat menghadapi kondisi jalan yang lebih menantang.
2. Suspensi baru membantu menjaga kenyamanan

Selain mengandalkan sistem penggerak, Mitsubishi juga melakukan penyempurnaan pada sektor suspensi. Perubahan tersebut terasa ketika kendaraan melintasi permukaan jalan berbatu maupun bergelombang, di mana guncangan yang diterima kabin terasa lebih baik dibanding karakter SUV kompak pada umumnya.
Kombinasi suspensi baru dan sasis yang telah disempurnakan membuat bodi kendaraan tetap stabil. Efek limbung juga lebih terkontrol sehingga pengemudi tetap percaya diri saat harus melewati jalan yang kualitas permukaannya kurang baik.
President Director PT MMKSI Atsushi Kurita mengatakan peningkatan yang dilakukan bukan sekadar menambah fitur, tetapi juga meningkatkan pengalaman berkendara secara keseluruhan.
“Penyempurnaan yang kami hadirkan tidak hanya terlihat dari sisi desain dan fitur, tetapi juga diwujudkan melalui pengalaman berkendara secara menyeluruh yang menawarkan kenyamanan, rasa percaya diri, dan performa yang semakin baik untuk mendukung mobilitas sehari-hari,” ujar Atsushi Kurita, Jumat (17/7/2026).
3. Traksi tetap terjaga berkat kombinasi teknologi hybrid

Keunggulan lain yang ditunjukkan selama pengujian adalah kemampuan sistem hybrid bekerja bersama berbagai teknologi pengendalian kendaraan. Saat melewati lintasan berbatu, distribusi tenaga dari motor listrik dan mesin bensin berlangsung secara halus sehingga kendaraan tetap mudah dikendalikan.
Kinerja tersebut semakin didukung oleh Active Yaw Control (AYC) yang membantu menjaga stabilitas saat mobil bermanuver. Kombinasi berbagai teknologi tersebut membuat pengemudi tetap mendapatkan rasa percaya diri, baik saat melewati jalan rusak maupun ketika kembali melaju di jalan beraspal.




















