Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Menyalip Harus dari Kanan? Ketahui Alasannya

Kenapa Menyalip Harus dari Kanan? Ketahui Alasannya
ilustrasi mobil menyalip (unsplash.com/Nicolas Peyrol)

  • Di Indonesia, menyalip wajib dari kanan karena posisi setir membuat sisi kiri lebih sulit terlihat dan lajur kiri umumnya dipakai kendaraan lambat, besar, atau kondisi darurat.

  • Pasal 109 UU LLAJ menetapkan lajur kanan untuk bermanuver; menyalip dari kiri dapat dikenai kurungan maksimal dua bulan atau denda hingga Rp500.000.

  • Menyalip dari kiri hanya diizinkan dalam kondisi tertentu, seperti macet, hambatan jalan, kecelakaan, kendaraan mogok, pembangunan, atau rekayasa lalu lintas polisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jalanan bisa menjadi tempat yang berbahaya jika kamu tak hati-hati. Karena itu, selalu patuhi semua peraturan yang ada, termasuk juga terkait salip-menyalip. Kamu dilarang menyalip dari kiri. Pasalnya, di Indonesia aturan menyalip adalah dari sisi kanan.

Ada beberapa alasan kenapa menyalip harus dari kanan yang umumnya berkaitan dengan blind spot kendaraan dan jalanan di Indonesia memiliki karakteristik khusus. Jika melanggar aturan menyalip tersebut kamu bisa masuk bui, lho.

  1. 1. Kenapa menyalip harus dari kanan?

    Menyalip dari kanan bukan aturan yang dibuat tanpa alasan. Aturan tersebut didasarkan pada beberapa hal, yaitu adanya pasal resmi yang berlaku dan demi menjaga keselamatan pengendara itu sendiri. Di bawah ini beberapa alasan menyalip harus dari kanan yang dirangkum dari laman resmi KORLANTAS POLRI.

    • Posisi setir di Indonesia ada di sebelah kanan sehingga pandangan pengemudi ke sisi kiri sangat terbatas. Kendaraan yang menyalip dari kiri sangat berisiko mengalami kecelakaan karena berada di blind spot (titik buta) sehingga tak terlihat oleh pengemudi.
    • Lajur kiri umumnya digunakan oleh kendaraan yang berjalan lambat, truk besar, atau pengguna jalan dalam keadaan darurat. Karena itu, lajur kiri sulit diprediksi sehingga tidak disarankan untuk menyalip.
    • Berdasarkan Pasal 109 UU LLAJ, lajur kanan secara khusus digunakan untuk bermanuver (salah satunya menyalip) dengan aman. Jika melanggar dengan menyalip dari kiri, kamu bisa dikenai sanksi kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda maksimal Rp500.000,00.

  2. 2. Pengecualian untuk menyalip dari kiri

    Pengecualian untuk menyalip dari kiri
    ilustrasi mobil menyalip (unsplash.com/Erik Mclean)

    Menariknya, ada pengecualian yang bisa memperbolehkanmu menyalip dari sisi kiri. Hal tersebut tertuang dalam Pasal 109 Ayat (2) UU LLAJ di mana pengemudi diberikan izin terbatas untuk menyalip dari sisi kiri dalam situasi tertentu.

    Salah satu situasi tertentu yang dimaksud adalah ketika terjadi kemacetan parah sehingga lajur kanan tak bisa digunakan untuk menyalip. Faktor alam seperti adanya longsor, pohon tumbang, banjir, atau tanah ambles juga membuat pengguna jalan bisa menyalip dari lajur kiri.

    Di luar itu, adanya kecelakaan, kendaraan mogok di depan, atau pembangunan jalan juga menjadi situasi yang membuatmu bisa menyalip dari kiri. Pihak kepolisian terkadang juga akan melakukan rekayasa lalu lintas yang secara khusus mengizinkan pengguna jalan untuk menyalip dari lajur kiri.

  3. 3. Tips dan trik menyalip kendaraan yang aman

    Setelah memahami peraturannya, kamu juga harus mengetahui berbagai tips dan trik saat menyalip agar bebas dari risiko bahaya di jalan raya. Yuk, simak tipsnya!

    • Nyalakan lampu sein saat menyalip sebagai isyarat untuk kendaraan di sekitar
    • Pastikan kondisi lalu lintas di lajur kanan aman
    • Pastikan terdapat ruang untuk menyalip agar kamu tak terserempet kendaraan lain
    • Perhatikan marka jalan karena ada beberapa area di jalanan di mana pengendara dilarang menyalip
    • Periksa spion dan blind spot untuk memastikan tidak ada kendaraan yang melaju cepat dari belakang
    • Dalam kondisi tertentu nyalakan klaskon dan lampu dim ketika sedang menyalip
    • Jangan ragu dan pastikan kecepatan stabil agar bisa menyalip dengan baik
    • Jaga konsentrasi dengan memfokuskan diri pada kendaraan di samping, depan, belakang, dan pastikan kamu tidak terdisraksi ketika menyalip.

    Itulah beberapa alasan kenapa menyalip harus dari kanan yang harus kamu pahami. Semua aturan tersebut hadir untuk menjaga keselamatan dan menertibkan kondisi jalan. Jadi, patuhi semua aturannya dan jangan pernah melanggarnya, ya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More