Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Keunggulan Sistem Plug-in Hybrid i-DM Jetour, Apa Saja?

Keunggulan Sistem Plug-in Hybrid i-DM Jetour, Apa Saja?
Jetour T2 i-DM meluncur di GIIAS 2026 (IDN Times/Fadhliansyah)
Intinya Sih
  • Jetour memperkenalkan sistem plug-in hybrid i-DM pada T1 dan T2, yang memadukan mesin bensin, motor listrik, serta transmisi hybrid untuk menyeimbangkan performa, efisiensi, dan kemudahan penggunaan.
  • T2 i-DM memakai dua motor listrik dan transmisi 3-Speed DHT untuk respons lebih tinggi, sedangkan T1 i-DM memakai satu motor serta 1-Speed DHT demi kenyamanan harian.
  • Hybrid Management System otomatis menyesuaikan sumber tenaga; T2 diklaim menempuh lebih dari 1.200 km, mendukung pengisian cepat 50 kW dan fitur V2L 3,3 kW.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Jetour Sales Indonesia mengungkap lebih dalam cara kerja teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang menjadi sistem penggerak plug-in hybrid pada Jetour T1 i-DM dan Jetour T2 i-DM. Teknologi ini dikembangkan untuk menghadirkan perpaduan antara performa, efisiensi, serta kemudahan penggunaan sesuai kebutuhan berkendara masyarakat Indonesia.

Sistem tersebut memadukan mesin bensin, motor listrik, dan transmisi hybrid khusus agar mampu menentukan sumber tenaga yang paling optimal secara otomatis. Jetour juga membedakan karakter i-DM pada T1 dan T2 sehingga masing-masing dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan gaya berkendara yang berbeda.

1. Jetour sesuaikan karakter i-DM untuk dua tipe pengguna

Kendaraan Jetour berteknologi hybrid dipamerkan dengan desain modern, sesuai dokumentasi perusahaan.
Mengusung teknologi hybrid (Dok. Jetour)

Menurut Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia, Irwan Nugraha Kurnia, Intelligent Dual Mode dikembangkan karena setiap konsumen memiliki kebutuhan berkendara yang berbeda. Ada yang lebih mengutamakan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari, sementara sebagian lainnya membutuhkan performa lebih tinggi saat menempuh perjalanan jauh maupun melintasi berbagai medan.

"Intelligent Dual Mode (i-DM) kami hadirkan dengan karakter yang berbeda pada Jetour T1 i-DM dan Jetour T2 i-DM, sehingga masing-masing mampu memberikan pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen," ujar Irwan, Rabu (5/8/2026).

Jetour T2 i-DM menggunakan konfigurasi dua motor listrik yang dipadukan dengan transmisi 3-Speed DHT untuk menghasilkan tenaga dan akselerasi yang lebih responsif. Sementara, Jetour T1 i-DM mengandalkan satu motor listrik dengan transmisi 1-Speed DHT yang difokuskan pada kenyamanan berkendara harian tanpa mengurangi efisiensi.

2. Sistem hybrid bekerja otomatis sesuai kondisi jalan

Tampilan SUV Jetour T2 i-DM dengan desain bodi kotak, gril depan lebar, dan lampu utama berbentuk persegi.
Harga Jetour T2 i-DM Rp688 juta (Dok. Jetour)

Teknologi i-DM mengandalkan Hybrid Management System yang mampu mengatur perpindahan kerja mesin bensin dan motor listrik secara otomatis. Jetour T1 i-DM memiliki lima skenario operasi hybrid, sedangkan Jetour T2 i-DM dibekali sembilan skenario yang disesuaikan dengan berbagai kondisi berkendara.

Product Trainer PT Jetour Sales Indonesia, Fatur Farhananda, mengatakan sistem tersebut dirancang agar kendaraan tetap efisien baik saat menghadapi kemacetan maupun ketika melaju di jalan bebas hambatan.

"Teknologi i-DM dirancang untuk menjaga efisiensi di berbagai kondisi berkendara. Sistem akan secara otomatis memilih skenario penggerak yang paling optimal, baik saat menghadapi lalu lintas stop and go di perkotaan maupun ketika melaju pada kecepatan tinggi di jalan tol, sehingga performa dan efisiensi tetap dapat berjalan beriringan," kata Fatur.

Selain itu, pengemudi juga dapat memilih Driving Mode, Power Mode, dan Battery Level Mode sesuai kebutuhan perjalanan sehingga karakter kendaraan dapat disesuaikan dengan kondisi penggunaan.

3. Dukung perjalanan jauh dengan pengisian cepat dan fitur V2L

Booth Jetour dirancang untuk memperkenalkan karakter mobil-mobilnya kepada pengunjung secara langsung.
Booth ini dirancang agar pengunjung mengenal karakter mobil-mobil Jetour (Dok. Jetour)

Jetour juga membekali i-DM dengan fitur yang mendukung mobilitas jarak jauh. Pada Jetour T2 i-DM, kombinasi baterai penuh dan tangki bahan bakar penuh diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer.

Dari sisi pengisian daya, sistem telah mendukung AC Charging maupun DC Fast Charging hingga 50 kW. Dengan teknologi tersebut, baterai dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 27 menit.

Baterai juga dapat terisi secara otomatis melalui regenerative braking maupun drive charging selama kendaraan digunakan. Sebagai pelengkap, Jetour menyematkan fitur Vehicle to Load (V2L) berkapasitas hingga 3,3 kW yang memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik, termasuk kebutuhan aktivitas luar ruang seperti camping.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More