Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tanda Mobil Bekas yang Layak Dibeli meski Usianya Sudah Tua
ilustrasi mobil bekas (unsplash.com/hansonluu)

Banyak orang menganggap bahwa mobil bekas yang sudah berusia tua pasti memiliki kualitas yang buruk dan pada akhirnya rentan menimbulkan banyak masalah. Sebetulnya usia kendaraan bukanlah satu-satunya faktor yang dapat menentukan apakah sebuah mobil masih layak digunakan atau tidak, sebab kondisi keseluruhan dan riwayat perawatannya pasti memiliki pengaruh yang jauh lebih besar.

Tidak sedikit mobil berusia lebih dari sepuluh tahun yang masih terasa nyaman untuk dikendarai karena pemilik sebelumnya rutin melakukan servis dan melakukan berbagai komponen dengan baik. Oleh sebab itu, calon pembeli harus mengetahui beberapa tanda berikut ini yang menunjukkan bahwa mobil bekas masih sangat layak dibeli, walau usianya sudah tua.

Referensi:

https://www.dealerdirect.ca/5-signs-a-used-car-is-worth-buying/

https://www.usedcars.com/used-cars-better-financial-value-buying-new

https://www.carsales.com.au/editorial/details/should-you-buy-a-car-more-than-10-years-old-140206/

1. Memiliki riwayat servis yang lengkap dan rutin

ilustrasi servis mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Salah satu tanda paling penting dari mobil bekas yang layak dibeli adalah memiliki riwayat servis yang terdokumentasi dengan sangat baik. Adanya buku servis, kuitansi perawatan, atau bahkan catatan penggantian komponen bisa menunjukkan bahwa pemilik sebelumnya memang tidak pernah mengabaikan kondisi kendaraan dan selalu melakukan perawatan yang dianjurkan oleh pihak pabrikan.

Mobil yang rutin diservis tentu akan memiliki kondisi mesin, sistem pengereman, hingga komponen pendukung lain yang jauh lebih terjaga jika dibandingkan kendaraan yang jarang dirawat. Perawatan secara berkala bisa mencegah risiko kerusakan kecil berkembang menjadi masalah yang jauh lebih besar dan pada akhirnya membutuhkan biaya perbaikan yang mahal.

2. Kondisi mesin masih halus dan bebas dari kebocoran

ilustrasi mesin mobil (unsplash.com/nampoh)

Mesin merupakan komponen utama yang harus diperiksa sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas, terutama jika gusinya sudah cukup tua. Mesin yang sehat tentu bisa dihidupkan dengan mudah, memiliki suara yang terdengar lebih stabil, tidak mengeluarkan asap berlebih dari knalpot, dan tidak menunjukkan tanda-tanda kebocoran oli atau cairan pendingin.

Bukan hanya melakukan pemeriksaan visual, namun calon pembeli juga harus melakukan uji jalan untuk merasakan performa mesin secara langsung. Coba perhatikan apakah memang tenaga mobil tetap terasa responsif, perpindahan giginya berlangsung dengan mulus, dan tidak memunculkan getaran atau suara yang tidak wajar pada saat kendaraan melaju.

3. Rangka dan bodi masih dalam kondisi baik

ilustrasi mobil (unsplash.com/bchild311)

Mobil bekas yang layak dibeli semestinya memiliki rangka yang masih terlihat lurus dan bodi yang tidak menunjukkan adanya bekas tabrakan berat. Bagian celah antara panel yang terlihat rapi, warna cat yang seragam, dan tidak ada bekas kelas berlebih tentu menunjukkan bahwa kendaraan tidak pernah mengalami kerusakan struktural yang serius.

Baret atau penyok ringan yang diakibatkan karena pemakaian sehari-hari sebetulnya masih tergolong wajar jika mobil sudah umur. Namun, calon pembeli tetap harus waspada apabila menemukan adanya tanda-tanda karat yang parah, bekas perbaikan yang cukup besar, atau bagian bawah kendaraan yang sudah mengalami korosi cukup luas.

4. Komponen kelistrikan dan fitur masih berfungsi normal

ilustrasi mobil (unsplash.com/ev25)

Usia mobil yang sudah tua sebetulnya bisa membuat sistem kelistrikan menjadi salah satu bagian yang harus diperiksa secara teliti. Pastikan bahwa lampu utama, lampu sein, wiper, klakson, pendingin udara, panel instrumen, hingga sistem audio memang masih bisa berfungsi dengan sangat baik tanpa mengalami adanya gangguan.

Bukan hanya meningkatkan kenyamanan, namun seluruh fitur yang bekerja dengan normal juga bisa mengurangi risiko pengeluaran tambahan setelah mobil dibeli. Kerusakan pada sistem kelistrikan kerap kali memerlukan proses perbaikan yang jauh lebih rumit karena harus menelusuri sumber gangguan pada berbagai jalur kabel dan komponen elektronik yang ada di dalamnya.

Membeli mobil bekas yang khusus sudah tua bukan berarti harus mengorbankan kualitas dan kenyamanan dalam berkendara. Selama kendaraan memiliki riwayat perawatan yang baik, maka mobil tersebut masih bisa menjadi pilihan yang tepat dan layak. Lakukan pemeriksaan secara teliti sebelum membeli agar bisa memperoleh mobil bekas yang berkualitas dan tetap nyaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article