Pernah gak kamu melihat harga Rp99 ribu lalu merasa harganya jauh lebih ringan dibanding Rp100 ribu? Padahal, selisihnya cuma seribu rupiah, tetapi cara angka tersebut ditampilkan bisa memengaruhi persepsi saat seseorang akan membeli. Strategi seperti ini dikenal sebagai psychological pricing, yaitu teknik menetapkan dan menyajikan harga dengan mempertimbangkan cara konsumen memproses angka dan nilai.
Dalam praktiknya, psychological pricing gak selalu berarti memberikan diskon besar kepada pelanggan. Pelaku bisnis bisa mengatur tampilan harga, membandingkan beberapa pilihan, atau menggabungkan produk supaya sebuah penawaran terasa lebih menguntungkan. Berikut beberapa trik psychological pricing yang bisa membuat harga produk terasa lebih murah di mata konsumen.
