Nasib Tol Gedebage-Tasikmalaya Masih Dibahas Kementerian Keuangan

- Kementerian PU dan Kemenkeu menyiapkan kelanjutan proyek melalui studi kelayakan serta perpanjangan penetapan lokasi.
- Proses administrasi penyiapan studi kelayakan dan perpanjangan penetapan lokasi masih berjalan.
- Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali juga dioptimalkan kelayakannya dan direncanakan dibangun bertahap.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) masih menyiapkan kelanjutan proyek Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya. Pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menyiapkan studi kelayakan serta mengurus perpanjangan penetapan lokasi proyek.
Plt. Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Dedy Gunawan mengatakan proses administrasi untuk penyiapan studi kelayakan (feasibility study/FS) dan perpanjangan penetapan lokasi masih berjalan.
“Gedebage-Tasikmalaya, ini memang kami bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, masih dalam proses untuk administrasi penyiapan studi kelayakan, dan juga dalam proses administrasi untuk perpanjangan penetapan lokasi,” kata Dedy dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (9/9/2026).
1. Tol Gilimanuk-Mengwi masih dioptimalkan

Ilustrasi pembangunan tol. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) Selain Tol Gedebage-Tasikmalaya, Kementerian PU juga masih memproses proyek Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali. Studi kelayakan proyek tersebut dilakukan pada tahun ini. Proyek tersebut diharapkan bisa lebih layak sehingga kebutuhan dukungan pemerintah dapat dikurangi.
"Gilimanuk-Mengwi, ini memang sedang kami lakukan FS tahun ini, sedang kami optimasi agar ini bisa lebih layak dan mengurangi dukungan pemerintah," tuturnya.
2. Studi kelayakan Tol Gedebage-Tasikmalaya diperbarui

Ilustrasi pembangunan tol. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) Sebelumnya, Kementerian PU menggelar Audiensi dan Konsultasi Publik Rencana Proyek KPBU Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya di Bandung pada 12 Februari 2026.
Proyek sepanjang sekitar 95,52 kilometer tersebut merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Jalan tol tersebut dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Pemerintah masih memutakhirkan studi kelayakan dan dokumen pendukung proyek.
Pemerintah juga mengevaluasi skema pembiayaan yang tepat untuk melanjutkan proyek. Pemutakhiran studi proyek dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) akan dilakukan melalui Project Development Facility (PDF) dari Kementerian Keuangan.
3. Tol Gilimanuk-Mengwi dibangun bertahap

Ilustrasi pembangunan tol. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) Sementara itu, Tol Gilimanuk-Mengwi juga masuk dalam PSN. Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Bina Marga Erna Wijayanti sebelumnya menyampaikan, review studi kelayakan proyek tersebut telah selesai.
Pembangunan tol direncanakan berlangsung secara bertahap dengan mendahulukan ruas Pekutatan-Soka-Mengwi. Tahapan tersebut mempertimbangkan kondisi lalu lintas eksisting yang lebih padat.
Tol Gilimanuk-Mengwi ditujukan untuk meningkatkan konektivitas jalan dan memangkas waktu tempuh pergerakan orang dan barang. Proyek tersebut juga diharapkan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
"Pembangunannya akan dilaksanakan secara bertahap yaitu dengan mendahulukan Ruas Pekutatan-Soka-Mengwi dengan pertimbangan kondisi lalu lintas eksisting yang lebih padat,” katanya, Kamis (5/3).




















