Airlangga Sebut MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2026
- Airlangga Hartarto menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp51 triliun berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen secara tahunan.
- Momentum Ramadan dan Idul Fitri, disertai pencairan THR untuk ASN serta bonus bagi pengemudi ojol dan kurir online, mendorong konsumsi rumah tangga tumbuh hingga 5,52 persen.
- Diskon tarif transportasi saat mudik Lebaran meningkatkan mobilitas masyarakat, sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen tercatat melampaui sebagian besar negara anggota G20.
Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pelaksanaan sejumlah program pemerintah turut menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen secara year on year (yoy).
Salah satu program yang dia sebut adalah Makan Bergizi Gratis atau MBG.
“ Ini di atas rata-rata historis, dan tentu ini didorong oleh beberapa program belanja kementerian/lembaga, termasuk MBG sampai dengan Maret Rp51 triliun,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
1. Pencairan THR untuk ASN dan ojol juga kerek pertumbuhan ekonomi 2026
Dia mengatakan, selain MBG, kuartal I-2026 juga bertepatan dengan momentum Ramadan dan Idul Fitri, yang mendorong konsumsi rumah tangga.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga pada Januari-Maret 2026 tumbuh hingga 5,52 persen (yoy). Salah satu pendorongnya adalah pencairan tunjangan hari raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pencairan Bonus Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojek online (ojol) dan kurir online.
“Kemudian kalau kita lihat konsumsi rumah tangga masih menjadi penggerak utama dengan pertumbuhan 5,52 persen. Dan ini semakin menegaskan bahwa momentum daripada Ramadan dan Idul Fitri, serta pelepasan mobilitas itu meningkat dengan tinggi,” ujar Airlangga.
2. Pemberian diskon tarif tiket pesawat hingga kereta api dorong pertumbuhan

Airlangga juga mengatakan, pemberian diskon tarif tiket pesawat, kapal, dan kereta api saat periode mudik Lebaran 2026 turut mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026.
“Penumpang kereta api ekonomi naik sebesar 7,6 persen secara year on year, angkutan laut naik 2,56 persen year on year, angkutan penyeberangan naik 13,7 persen year on year,” tutur dia.
3. Pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 lampaui negara-negara G20

Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi 5,61 persen melampaui pertumbuhan ekonomi negara-negara anggota G20.
“Nah pertumbuhan kita yang 5,61 persen ini adalah tumbuh di atas beberapa negara G20. Memang dari G20 ini yang belum keluar India. Tetapi di antara negara yang (sudah) keluar (data pertumbuhan ekonominya) termasuk China, Singapura, Korea Selatan, Arab Saudi, Amerika Serikat, kita yang tertinggi,” tutur dia.
















