Andalkan Energi Air, INALUM Bidik Pasar Aluminium Rendah Karbon
- INALUM meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium untuk meningkatkan nilai tambah produk dan merespons permintaan global atas aluminium berjejak karbon lebih rendah.
- Keunggulan INALUM berasal dari penggunaan listrik tenaga air dalam peleburan, yang mendukung produksi aluminium beremisi lebih rendah dibandingkan energi fosil.
- Perusahaan memperluas akses pasar melalui kolaborasi dengan Mitsubishi RtM, Hartree, serta MIT Singapore-Concord dan memperkenalkan sertifikasi di Fastmarkets International Aluminium Conference 2026.
Jakarta, IDN Times - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat posisi di pasar aluminium global dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium kepada pelanggan.
Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan industri global terhadap produk aluminium dengan jejak karbon yang lebih rendah.
"INALUM mengandalkan penggunaan energi listrik berbasis tenaga air dalam proses peleburannya sebagai salah satu keunggulan produk aluminium rendah karbon rendah emisi," ungkap Direktur Pengembangan Usaha dan Komersial INALUM Arif Haendra dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
1. Sertifikasi Low Carbon Aluminium untuk tingkatkan nilai tambah produk

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat posisi di pasar aluminium global dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium. (Dok/Istimewa). Ia mengatakan, sertifikasi Low Carbon Aluminium merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas akses pasar internasional.
“Pasar global semakin memberikan perhatian terhadap produk aluminium dengan jejak karbon yang lebih rendah. INALUM memiliki keunggulan karena proses produksi aluminium kami ditopang oleh energi berbasis tenaga air (renewable energy),” ujar Arif.
2. Daya saing diperkuat agar produk aluminium Indonesia memiliki akses lebih luas di pasar internasional

Inalum bersama Emirates Global Alumina (EGA) menyelesaikan 5 (lima) tungku peleburan dengan menggunakan teknologi dari EGA (Dok. IDN Times) Menurut dia, keunggulan tersebut perlu diterjemahkan menjadi daya saing yang lebih kuat agar produk aluminium Indonesia memiliki akses lebih luas di pasar internasional.
Penguatan pasar global tersebut juga dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah mitra internasional, antara lain Mitsubishi RtM Jepang, Hartree, serta MIND ID Trading (MIT) Singapore-Concord Inggris. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya INALUM memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang pasar bagi produk aluminium perusahaan.
3. Sertifikasi Low Carbon Aluminium tidak hanya berkaitan dengan proses produksi rendah emisi, tetapi juga kebutuhan pelanggan

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat posisi di pasar aluminium global dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium. (Dok/Istimewa). Kepala Grup Komersial dan Manajemen Rantai Pasok INALUM Jevi Amri mengatakan, sertifikasi Low Carbon Aluminium tidak hanya berkaitan dengan proses produksi rendah emisi, tetapi juga kebutuhan pelanggan.
“Bagi kami, Low Carbon Aluminium bukan hanya tentang proses produksi yang lebih rendah emisi, tetapi juga bagaimana keunggulan tersebut dapat menjawab kebutuhan pelanggan dan menciptakan peluang pasar baru,” tutur Jevi.
INALUM selama ini menggunakan energi listrik berbasis tenaga air dalam proses peleburan aluminium. Penggunaan energi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung produksi aluminium dengan jejak karbon lebih rendah dibandingkan produksi yang menggunakan listrik berbasis energi fosil.
Peluncuran sertifikasi dalam ajang Fastmarkets International Aluminium Conference 2026 juga menjadi momentum bagi INALUM untuk memperkenalkan kemampuan industri aluminium Indonesia kepada pelaku industri, trader, pelanggan, serta mitra strategis internasional.
Melalui pengembangan produk rendah karbon dan kerja sama dengan mitra global, INALUM menargetkan produk aluminium Indonesia memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah perubahan rantai pasok global menuju produk yang lebih rendah emisi.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)










![[QUIZ] Dari Tanggal Lahirmu, Ini Ide Franchise yang Cocok Untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20240228/lisanto-fjxa21l-ihw-unsplash-a5b9962b3fc7f3cf62c097d65b42212c.jpg)

![[QUIZ] Dari Karakter Upin Ipin, Kamu Tebak Kamu Perintis atau Pewaris](https://image.idntimes.com/post/20250509/untitled-design-8-a8d895374ad15b64e137e3070b058e48.jpg)







