- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
- PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
- PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
- PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
- PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
- PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
- PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
- PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
- PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
- PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)
- PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
3 Saham Orang Terkaya di RI Didepak dari MSCI Global Standard Index

- MSCI menghapus enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index tanpa penambahan baru, termasuk tiga milik konglomerat Prajogo Pangestu: BREN, TPIA, dan CUAN.
- Selain itu, 13 saham lokal dikeluarkan dari MSCI Global Small Cap Indexes, sementara hanya AMRT yang berhasil masuk ke daftar tersebut.
- Menjelang pengumuman MSCI, IHSG melemah dua hari berturut-turut hingga ditutup di level 6.858,89 dengan mayoritas saham mengalami penurunan.
Jakarta, IDN Times - Penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) baru saja mengumumkan tinjauan indeks globak untuk Mei 2026. Dalam pengumuman anyarnya, MSCI menyingkirkan enam saham domestik dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham baru yang masuk.
Dari keenam saham yang didepak tersebut, tiga di antaranya adalah milik orang terkaya Indonesia, yakni Prajogo Pangestu. Adapun ketiga saham tersebut adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
BREN merupakan perusahaan energi baru terbarukan andalah Prajogo. Lalu TPIA bergerak di sektor petrokimia yang jadi anggota Grup Barito. Sementara CUAN adalah bisnis tambang batu konglomerat tersebut.
1. Daftar lengkap saham yang didepak dari MSCI Global Standard Index

Selain tiga saham milik Prajogo Pangestu, ada tiga emiten lain yang juga senasib lantaran dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index.
Ketiga emiten tersebut adalah PT Amman Mineral International Tbk (AMMN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT).
2. Daftar 13 saham yang ditendang dari MSCI Global Small Cap Indexes

Di sisi lain, MSCI juga mengeluarkan 13 saham domestik dari daftar MSCI Global Small Cap Indexes dan memasukkan satu saham ke dalam indeks tersebut.
Saham baru yang masuk indeks tersebut adalah PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT).
Berikut ini daftar 13 saham yang ditendang keluar dari MSCI Global Small Cap Index:
Seluruh perubahan yang disampaikan MSCI tersebut akan efektif berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.
3. IHSG terpantau melemah jelang pengumuman MSCI

Jelang pengumuman MSCI tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada perdagangan kemarin atau Selasa (12/5/2026).
Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup melemah 46,72 poin (-0,68 persen) ke level 6.858,89.
Sebelumnya pada perdagangan awal pekan atau Senin (11/5/2026), IHSG ditutup melemah 63,77 poin (-0,92 persen) ke level 6.971,95.
Kemudian, sebanyak 207 saham mengalami penguatan, 463 saham melemah, dan 151 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.
















