Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bahlil Ingatkan Kepala Daerah Jangan Coba-coba KKN di Proyek Masela
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (YouTube/Sekretariat Presiden)
  • Bahlil Lahadalia menegaskan kepala daerah harus profesional dalam Proyek LNG Abadi Masela dan tidak membawa praktik KKN maupun kepentingan politik ke dalam pelaksanaannya.
  • Ia meminta SKK Migas memprioritaskan pengusaha lokal di Kepulauan Tanimbar agar masyarakat sekitar turut merasakan manfaat ekonomi dari investasi besar tersebut.
  • Bahlil juga mengimbau TNI dan Polri menjaga keamanan proyek serta membangun komunikasi positif dengan warga demi kelancaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengingatkan pemerintah daerah agar pelaksanaan Proyek LNG Abadi Masela dikawal secara profesional. Pembangunan proyek tersebut baru saja diresmikan Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil meminta gubernur hingga bupati tidak membawa praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) maupun kepentingan tim sukses ke dalam proyek yang baru saja dilaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) itu.

"Saya minta kepada Gubernur, Bupati, ingat ini bukan proyek APBD, harus profesional. Jangan main KKN, jangan karena tim sukses terus kalian dorong, enggak boleh, harus profesional. Harus profesional," kata Bahlil saat groundbreaking Proyek Blok Masela, Kamis (16/7/2026).

1. Bahlil minta tinggalkan praktik lama

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Bahlil menegaskan pengelolaan Proyek Abadi Masela tidak boleh mengulang praktik-praktik lama yang mengabaikan profesionalisme. Peringatan itu dia sampaikan karena merasa berkewajiban mengingatkan pemerintah daerah di tanah kelahirannya.

"Saya berani ngomong begini karena saya adalah bagian daripada warga negara Maluku karena saya lahir di Provinsi Maluku ini. Mungkin kalau menterinya lahir di luar tidak berani ngomong begini. Ini pulang kampung jadi saya sikat saja tidak apa-apa," ujarnya.

2. Pengusaha lokal tetap harus diprioritaskan

Ilustrasi proyek Blok Masela. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Bahlil telah meminta SKK Migas agar pekerjaan yang dapat dikerjakan pelaku usaha di wilayah Kepulauan Tanimbar diprioritaskan untuk pengusaha lokal. Kebijakan itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Ini sejalan dengan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden agar teman-teman daerah harus menjadi objek dan subjek pembangunan daripada investasi," tutur mantan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.

Dia juga meminta SKK Migas memastikan arahan tersebut dijalankan. Menurutnya, masyarakat di daerah tempat investasi berlangsung harus memperoleh manfaat dari proyek yang dikembangkan.

3. Aparat diminta jaga proyek dan bangun komunikasi dengan warga

Ilustrasi proyek Blok Masela. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Selain itu, dia meminta jajaran TNI dan Polri menjaga Proyek Abadi Masela selama proses pembangunan. Dia juga mengingatkan seluruh aparat keamanan untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat karena tujuan investasi adalah meningkatkan kesejahteraan warga.

"Saya memohon kepada Pak Kapolda, Pak Pangdam, dan seluruh aparat keamanan untuk mohon dijaga, Pak Pangdam, Pak Kapolda, Dandim, Danrem, dan semuanya, Angkatan Laut, Angkatan Udara, ya semua angkatan lah," kata Bahlil.

Curated For You

Editorial Team

Related Article