Jakarta, IDN Times – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan laba bersih konsolidasian setelah pajak dan kepentingan nonpengendali sebesar Rp2,4 triliun pada semester I-2026. Raihan tersebut tumbuh 33 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Chief Financial Officer Bank Danamon, Theresia Adriana, mengatakan laba operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit/PPOP) konsolidasian mencapai Rp5,9 triliun atau meningkat 13 persen secara tahunan.
"Pertumbuhan laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan serta perbaikan kualitas kredit yang tercermin dari penurunan biaya kredit (cost of credit) sebesar 12 persen secara tahunan," ujar Theresia dalam Konferensi Pers Virtual Kinerja Semester I-2026, Kamis (30/7/2026).
