Perkembangan AI memang bikin banyak pekerja waswas, apalagi setelah gelombang PHK besar di perusahaan teknologi Amerika Serikat terus jadi sorotan. Di Silicon Valley, AI mulai sering dikaitkan dengan efisiensi kerja sampai pemangkasan tim dalam waktu cepat.
Menariknya, situasi yang sama belum terasa sekeras itu di China. Meski sama-sama agresif mengembangkan teknologi, pasar tenaga kerja China justru terlihat lebih “tertahan” dari gelombang PHK massal.
Ada beberapa alasan yang bikin kondisinya beda, mulai dari kebijakan pemerintah, struktur biaya tenaga kerja, sampai budaya kerja yang unik. Kalau kamu penasaran kenapa AI belum terlalu menghantam pasar kerja China, poin-poin berikut bakal membantumu memahaminya.
