Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Begini Kolaborasi TMII-AQUA Bikin Pariwisata Berkelanjutan

Vir-ART-lity
Tiga besar pemenang kompetisi Vir-ART-lity yang diselenggarakan AQUA (IDN Times/Pitoko)

Jakarta, IDN Times - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan AQUA resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat upaya pelestarian budaya serta mendorong praktik wisata yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Kolaborasi ini mencakup penyediaan hidrasi sehat bagi pengunjung TMII oleh AQUA, sekaligus peningkatan edukasi dan penguatan infrastruktur pengelolaan sampah plastik di kawasan TMII.

Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenhub), Itok Parikesit pun mengapresiasi kolaborasi TMII dan AQUA. Menurut dia, kolaborasi keduanya punya signifikansi strategis mengingat TMII sebagai representasi keberagaman dan identitas bangsa membawa mandat pelestarian budaya dan AQUA, dengan pengalaman lebih dari lima dekade, memiliki rekam jejak kuat dalam keberlanjutan dan edukasi lingkungan.

"Kemitraan ini menunjukkan bagaimana pengelola destinasi dan industri dapat berkolaborasi dalam satu visi yaitu merawat budaya sekaligus menjaga lingkungan. Inisiatif ini juga sejalan dengan program Gerakan Wisata Bersih yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan kualitas destinasi yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan berwawasan lingkungan. Harapan kami, kolaborasi TMII dan AQUA ini terus berkembang menjadi model ekosistem yang berkelanjutan,” tutur Itok, dikutip Jumat (28/11/2025).

1. TMII-AQUA hadirkan ekosistem pengelolaan sampah plastik

Reverse Vending Machine (RVM)
Unit Reverse Vending Machine pengelola sampah plastik di TMII (IDN Times/Pitoko)

Sebagai bagian dari kemitraan strategis ini, TMII dan AQUA menghadirkan ekosistem pengumpulan dan pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi berupa dua unit reverse vending machine (RVM) mesin otomatis yang menerima kemasan botol plastik pascakonsumsi untuk didaur ulang.Kemudian satu unit waste station (WS) dan sejumlah dropbox di kawasan TMII.

Bersama dengan Rekosistem dan Plasticpay, AQUA dan TMII memastikan seluruh sampah botol plastik pasca konsumsi di kawasan TMII masuk kedalam sistem daur ulang AQUA dengan mengedepankan pendekatan ekonomi sirkular.

"Dari perjalanan panjang selama lebih dari lima dekade, kami belajar bahwa kelestarian lingkungan selalu berjalan seiring dengan kualitas hidrasi yang kami hadirkan setiap hari. Oleh karena itu, komitmen kami tidak hanya pada penyediaan hidrasi sehat, tetapi juga pada upaya pelestarian lingkungan, termasuk pengelolaan sampah plastik. Kami bangga dapat menjalankan kolaborasi strategis dengan TMII untuk pelestarian warisan budaya bangsa Indonesia serta mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan," tutur VP General Secretary AQUA, Vera Galuh Sugijanto.

2. Kolaborasi dengan AQUA perkuat peran edukasi oleh TMII

Waste Station
Unit Waste Station pengolah sampah plastik di TMII (IDN Times/Pitoko)

TMII pun menyambut baik kolaborasi dengan AQUA sekaligus menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan budaya Indonesia.

Plt Direktur Utama TMII, Ratri Paramita mengatakan, TMII sebagai taman budaya yang merepresentasikan kekayaan dan keberagaman Indonesia punya tanggung jawab untuk memastikan warisan budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga relevan bagi generasi masa kini.

Banyak unsur budaya di Indonesia yang bersumber dari alam, mulai dari kerajinan, kuliner, hingga tradisi, sehingga menjaga lingkungan berarti menjaga akar budaya itu sendiri.

"Melalui kolaborasi bersama AQUA, kami memperkuat peran TMII dalam mengedukasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga keberlanjutan lingkungan, dimulai dari tindakan sederhana seperti memilah dan mengelola sampah plastik pascakonsumsi. Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh nyata bahwa pelestarian budaya dan lingkungan dapat berjalan berdampingan,” ujar Ratri.

Adapun dalam kemitraan strategis TMII-AQUA, semua sampah plastik dari seluruh ekosistem pengelolaan sampah di TMII yaitu RVM, dropbox dan juga WS akan bermuara kepada ekosistem daur ulang AQUA, untuk kemudian diolah menjadi bahan baku botol plastik kembali.

3. Kompetisi Vir-ART-lity

Beautiful Raja Ampat
Karya berjudul Beautiful Raja Ampat pemenang kompetisi Vir-ART-lity (IDN Times/Pitoko)

Kolaborasi TMII dan AQUA turut mengembangkan berbagai inisiatif untuk memperluas edukasi mengenai pentingnya penerapan ekonomi sirkular salah satunya melalui Vir-ART-lity, sebuah pameran hasil kompetisi instalasi seni yang dibuat dari upcyling botol-botol plastik PET.

"Program yang melibatkan sejumlah mahasiswa dan seniman muda dari berbagai daerah di Indonesia ini bertujuan menghadirkan wadah kreatif bagi generasi muda untuk menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mempromosikan keindahan budaya Nusantara melalui medium seni," tutur Vera.

Hasil kompetisi Vir-ART-lity dikurasi oleh para seniman nasional Indonesia seperti Tromarama, Erwin Windu Pranata dan REEXP (REcycle-EXPerience).

Kompetisi ini pun dimenangkan oleh mahasiswa asal ITB bernama Dwi Siti Qurrotu Aini lewat karyanya yang bernama Beautiful Raja Ampat. Adapun seluruh 15 karya terbaik dapat dinikmati pengunjung TMII di Museum Indonesia mulai 27 November 2025.

Share
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Trump Hapus Perlindungan Kerja Bagi 50 Ribu Pegawai Federal AS

07 Feb 2026, 15:06 WIBBusiness