Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Standard Chartered Beberkan Peta Peluang Investasi 2026

IMG-20260206-WA0122.jpg
CEO Standard Chartered Indonesia Donny Donosepoetro OBE dalam forum tahunan World of Wealth (WoW) ke-23 di Jakarta. (Dok/Istimewa).
Intinya sih...
  • CEO Standard Chartered Indonesia optimistis terhadap investasi jangka panjang di Indonesia.
  • Standard Chartered mengidentifikasi tiga tema utama investasi 2026, termasuk equities berbasis pertumbuhan laba dan diversifiers seperti emas.
  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan mencapai 5,2 persen pada 2026, meningkat dari estimasi sebelumnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Standard Chartered Indonesia kembali menggelar forum tahunan World of Wealth (WoW) ke-23 di Jakarta. Forum ini ditujukan untuk membantu nasabah Priority dan Priority Private menyusun strategi investasi jangka panjang di tengah dinamika pasar global yang penuh ketidakpastian.

Mengangkat tema “Empower Your Journey: Today, Tomorrow, Forever”, WoW 2026 membahas prospek ekonomi global dan regional, peluang investasi lintas aset, serta strategi membangun portofolio yang lebih resilien di tengah valuasi pasar yang relatif tinggi.

1. Optimistis soal investasi jangka panjang

IMG-20260206-WA0121.jpg
CEO Standard Chartered Indonesia Donny Donosepoetro OBE dalam forum tahunan World of Wealth (WoW) ke-23 di Jakarta. (Dok/Istimewa).

CEO Standard Chartered Indonesia Donny Donosepoetro OBE mengatakan, pihaknya tetap optimistis terhadap potensi investasi jangka panjang Indonesia. Reformasi regulator dan penguatan fundamental ekonomi dinilai menjadi penopang utama pemulihan.

“Di tengah volatilitas, disiplin membangun portofolio dan diversifikasi menjadi kunci agar investor tetap fokus pada tujuan jangka panjang,” ujarnya.

2. Ada 3 tema investasi tahun ini

ilustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)
ilustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Standard Chartered mengidentifikasi tiga tema utama investasi 2026, yakni equities berbasis pertumbuhan laba, income melalui obligasi pasar berkembang yang menawarkan imbal hasil menarik, serta diversifiers seperti emas dan strategi alternatif guna meredam volatilitas portofolio.

Adapun dalam laporan Global Market Outlook 2026 – yang dirilis Standard Chartered. Laporan tersebut menilai bahwa meskipun valuasi sejumlah aset meningkat, kondisi pasar belum menunjukkan tanda-tanda gelembung sistemik.

"Aset berisiko, khususnya ekuitas, masih berpotensi mencatatkan kinerja positif pada 2026, seiring pertumbuhan laba korporasi dan dukungan tema struktural seperti teknologi dan kecerdasan buatan (AI)," ungkapnya.

3. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan capa 5,2 persen tahun ini

Ilustrasi investasi (Pixabay)
Ilustrasi investasi (Pixabay)

Dari sisi makro, Standard Chartered memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2 persen pada 2026, meningkat dari estimasi 5 persen pada 2025.

"Bank Indonesia diperkirakan tetap berhati-hati dalam kebijakan moneter guna menjaga stabilitas eksternal dan menopang pertumbuhan domestik," tegasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Business

See More

Hindari Tarif AS, Meksiko Mau Diam-diam Jual Minyak ke Kuba

06 Feb 2026, 23:55 WIBBusiness