Bertenaga di Pembukaan, Rupiah Naik ke Level Rp14.290

Jakarta, IDN Times – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (11/1/2022).
Dikutip dari Bloomberg, rupiah dibuka menguat 9 poin ke level Rp14.290 per dolar AS pagi ini. Pada penutupan sebelumnya, rupiah berada di level Rp14.299 per dolar.
1. Rupiah diprediksi menguat di penutupan

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan nilai tukar rupiah mungkin akan kembali menguat hari ini terhadap dolar AS. Ariston mengatakan penyebabnya adalah karena ada sentimen positif di aset berisiko.
“Nilai tukar rupiah kemungkinan masih lanjut menguat terhadap dolar AS memanfaatkan sentimen positif pasar terhadap aset berisiko,” katanya.
2. Banyak sentimen positif

Ariston lebih lanjut mengatakan rupiah menguat karena ada sejumlah sentimen positif di pasar. Menurutnya pasar mungkin melihat perbaikan data ekonomi terutama di sektor konsumsi. Selain itu, data penjualan ritel beberapa negara membaik.
“Tingkat keyakinan konsumen Indonesia bulan Desember juga terlihat stabil yang bisa mengindikasikan tingkat konsumsi stabil,” kata Ariston.
“Selain itu, pasar juga mungkin melihat varian Omicron bukan sebagai ancaman terhadap pemulihan ekonomi karena dampaknya yang ringan terhadap penderita,” tambahnya.
3. Masih ada kewaspadaan di pasar

Namun demikian, Ariston juga menyebut bahwa pasar masih mewaspadai kemungkinan kenaikan suku bunga acuan AS yang dipercepat. “Ini bisa menahan penguatan rupiah terhadap dolar AS,” kata Ariston.
Ariston memprediksi rupiah masih bisa menguat ke area Rp14.270-Rp14.250, dengan potensi resisten di kisaran Rp14.320.

















