Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bisnis Hotel Terdampak Demo, Minta Pemerintah Cari Jalan Keluar

IMG_7304.jpeg
ilustrasi hotel Grand Sahid Jaya. Dok. SHID
Intinya sih...
  • Hotel meningkatkan pengamanan internal untuk kenyamanan tamu
  • Harapan pemerintah mencari jalan keluar dari situasi demo yang terjadi
  • Pusat perbelanjaan diprediksi tidak akan ramai seperti biasa akibat aksi demonstrasi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menilai aksi demonstrasi di Jakarta dalam dua hari terakhir akan berdampak pada sektor perhotelan.

Dia mengatakan, meski hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai pembatalan pesanan kamar, kekhawatiran tamu tidak bisa dihindari.

Menurutnya, aksi yang tidak kondusif di ruang publik selalu menimbulkan rasa waswas. Hal itu berpotensi berimbas pada kegiatan tertentu yang bisa saja dibatalkan, termasuk yang berlangsung di hotel.

"Memang pasti akan ada dampaknya ya. Nggak mungkin tidak karena bagaimana pun demo yang anarkis itu pasti akan ada kekhawatiran," katanya kepada IDN Times, Jumat (29/8/2025).

1. Hotel tingkatkan pengamanan

ilustrasi hotel (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi hotel (pexels.com/Pixabay)

Maulana menegaskan, pihak hotel akan meningkatkan pengamanan internal untuk memastikan kenyamanan tamu. Menurutnya, langkah itu mutlak dilakukan agar kawasan hotel tetap aman dan tidak terdampak langsung dari titik-titik lokasi unjuk rasa.

Keamanan hotel akan dijaga sedemikian rupa sehingga aksi massa tidak sampai masuk ke area hotel. Selain itu, tujuan aksi demonstrasi berbeda dengan aktivitas bisnis perhotelan sehingga area hotel semestinya tetap steril.

"Tentu hotel pasti akan meningkatkan keamanannya supaya tidak sampai masuk ke dalam area hotel ya khususnya. Tapi kan kita tahu bahwa pusat demo itu sendiri seharusnya tidak masuk ke area situ. Tujuan mereka berbeda," ujarnya.

2. Harapan ada jalan keluar dari pemerintah

ilustrasi hotel (unsplash.com/Marten Bjork)
ilustrasi hotel (unsplash.com/Marten Bjork)

Di sisi lain, Maulana berharap pemerintah segera mencari jalan keluar dari situasi yang terjadi. Dia mengingatkan, jika kondisi berlarut-larut, maka citra Indonesia bisa tercoreng di mata publik.

Menurutnya, masyarakat menginginkan penyelesaian cepat, bukan saling menyalahkan antara pemerintah dan DPR. Jika situasi dibiarkan hingga memakan korban, masalah akan menjadi lebih panjang dan sulit dipulihkan.

"Kalau kayak gini kan seolah-olah dibiarkan kan. Sampai ada korban dan ini berlarut terus. Ini tidak kita harapkan. Karena kalau udah ada korban ini jadi panjang ceritanya," ujarnya.

3. Pusat perbelanjaan juga terdampak

Mall Bali
Ilustrasi mal (IDN Times/Ayu Afria)

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memprediksi kunjungan ke pusat perbelanjaan pada hari ini tidak akan setinggi biasanya.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan prediksi tersebut muncul di tengah aksi demonstrasi yang terjadi. Meski begitu, APPBI tetap optimistis tingkat kunjungan akan berangsur pulih normal dalam waktu singkat.

"APPBI memprediksi tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan pada hari ini tidak akan setinggi seperti biasanya dengan tetap optimis akan berangsur pulih normal dalam waktu singkat," katanya melalui pesan singkat kepada IDN Times, Jumat (29/8/2025).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us