InJourney Airports Sebut 9 Rute Penerbangan Terdampak Perang Timteng

- InJourney Airports melaporkan sembilan rute penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai terdampak akibat konflik di Timur Tengah.
- Sebanyak 194 penerbangan di Soekarno-Hatta dan 93 penerbangan di Ngurah Rai dibatalkan, memengaruhi lebih dari 47 ribu penumpang.
- Maskapai internasional seperti Etihad, Qatar Airways, Emirates, serta maskapai nasional Garuda Indonesia dan Lion Air menjadi yang paling terdampak.
Jakarta, IDN Times - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengungkapkan adanya dampak operasional terhadap sembilan rute penerbangan sejumlah maskapai internasional dan nasional imbas perang di Timur Tengah.
Kesembilan rute terdampak konflik Timur Tengah tersebut terbagi dari dua bandara di Indonesia, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS).
"Kami update sedikit saja bahwa memang di CGK ini, di Soekarno-Hatta ada enam rute yang terdampak di Timur Tengah, kemudian di Denpasar ada tiga rute," kata Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir kepada awak media, dikutip Kamis (12/3/2026).
1. Maskapai yang terdampak/cancel

Untuk maskapai internasional terdampak, pertama ada Etihad Airways yang 67 penerbangannya terkena dampak dengan rute Cengkareng (CGK/Jakarta), Denpasar (DPS), dan Abu Dhabi (AUH)i. Kemudian kedua ada 40 penerbangan Saudi Airline dengan rute Cengkkareng, Jeddah (JED), dan Madinah (MED).
Ketiga ada 99 penerbangan Qatar Airways yang terdampak dengan rute Cengkareng, Denpasar, dan Doha (DOH). Keempat, enam penerbangan Oman Airlines yang terkena dampak perang dengan rute Cengkareng, dan Muscat (MCT). Kelima ada Emirates Airlines yang 62 penerbangannya terdampak perang dengan rute Cengkareng, Denpasar, dan Dubai (DXB).
Sementara untuk maskapai nasional, 18 penerbangan Garuda Indonesia terdampak dengan rute Cengkareng, Daha, dan Jeddah, serta 11 penerbangan Lion Air dengan rute Cengkareng, Kualanamu (KNO), dan Jeddah.
2. Rute terdampak di Soekarno-Hatta

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, terdapat enam rute terdampak dari dan ke rute timur tengah dari bandara Cengkareng, yaitu Abbu Dhabi, Doha, Dubai, Jedah, Muscat, dan Madinah.
"Jumlah flight terdampak/cancel adalah 194 flight. Jumlah pax terdampak/cancel adalah 26.303," ujar Syahir.
Syahir menambahkan, cancel pax terbanyak di rute Doha, yaitu dengan total 8.934 penumpang. Sedangkan terbanyak pada 4 Maret 2026, yaitu sebanyak 1.717 penumpang.
3. Rute terdampak di Ngurah Rai

Kemudian terdapat tiga rute yang terdampak dari dan ke bandara Denpasar, yaitu rute Abu Dhabi, Doha, dan Dubai.
"Jumlah flight terdampak/cancel adalah 93 flight, dan jumlah pax terdampak/cancel adalah 20.718," kata Syahir.
Adapun rute terdampak terbanyak, yaitu rute Dubai sebanyak 8.296 penumpang dengan hari terbanyak pada 2 Maret 2026, yaitu sebanyak 1.620 penumpang.


















