Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bulog-GMM Cari Solusi soal Penyerapan Tebu Petani Blora yang Tersendat

Bulog-GMM Cari Solusi soal Penyerapan Tebu Petani Blora yang Tersendat
Pertemuan petani tebu Blora dengan Perum Bulog dan Gendhis Multi Manis (GMM). (dok. Perum Bulog)
Intinya Sih
Gini Kak
  • PT Gendhis Multi Manis (GMM) bersama Bulog menggelar pertemuan dengan petani Blora untuk mencari solusi penyerapan tebu yang tersendat akibat pabrik gula tidak beroperasi sejak musim giling lalu.
  • Bulog mengusulkan perombakan manajemen PT GMM dan memperbaiki mesin boiler agar operasional pabrik kembali berjalan, sekaligus meningkatkan tata kelola serta pelayanan bagi petani tebu.
  • Tim Bulog melakukan pendataan kondisi petani dan distribusi tebu guna mengoordinasikan langkah lanjutan di tingkat pusat demi memastikan hasil panen petani tetap terserap optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Anak usaha Perum Bulog, PT Gendhis Multi Manis (GMM), yang bergerak di bidang produksi gula melakukan pertemuan dengan para petani Blora, Jawa Tengah untuk membahas kendala penyerapan tebu.

Pabrik Gula (PG) GMM sendiri tak beroperasi sejak musim giling tahun lalu, dan berlanjut sampai tahun ini. Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Kabupaten Blora, kondisi itu menyebabkan kerugian hingga Rp500 miliar, karena sekitar 30 ribu petani kebingungan menjual hasil produksi tebunya.

Menindaklanjuti hal tersebut, PT GMM membentuk tim untuk membantu proses pengalihan pengiriman tebu petani ke sejumlah pabrik gula lain di sekitar Blora, dan juga di luar daerah agar hasil panen petani tetap dapat terserap.

“Kami sudah membentuk tim untuk membantu proses penyerapan dan pengalihan tebu petani ke pabrik gula lainnya. Saat ini juga sedang dilakukan pendataan wilayah-wilayah yang dapat membantu penyerapan tebu petani,” kata Plt Direktur Utama PT GMM, Sri Emilia Mudiyanti dikutip dari keterangan resmi, Senin (1/6/2026).

1. Bulog bakal rombak manajemen PT GMM

Pabrik Gula (PG) Gendhis Multi Manis (GMM). (dok. GMM)
Pabrik Gula (PG) Gendhis Multi Manis (GMM). (dok. GMM)

Petani tebu Blora juga sebelumnya menuntut perombakan besar-besaran pada PT GMM. Bulog telah mengusulkan pergantian manajemen PT GMM dengan susunan yang baru. Harapannya langkah itu bisa memperbaiki tata kelola perusahaan, sehingga lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada petani.

Perubahan kepemimpinan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi operasional, meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan, serta mendorong terciptanya hubungan yang lebih baik antara perusahaan dengan petani sebagai mitra utama dalam ekosistem pergulaan.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Perum Bulog, Tomi Wijaya menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi petani dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan guna mendukung keberlangsungan industri gula nasional.

“Setiap masukan dari petani menjadi perhatian kami. Berbagai langkah perbaikan yang telah dilakukan merupakan bentuk komitmen Bulog untuk memastikan operasional perusahaan semakin baik, serta memberikan manfaat yang optimal bagi petani tebu dan seluruh pemangku kepentingan,” tutur Tomi.

2. Kendala teknis mesin di PG GMM akan diperbaiki

Pabrik Gula (PG) Gendhis Multi Manis (GMM). (dok. GMM)
Pabrik Gula (PG) PT Gendhis Multi Manis (GMM). (dok. GMM)

Selain pembenahan manajemen, Bulog  juga telah mengajukan usulan perbaikan mesin boiler PT GMM kepada pemegang saham melalui mekanisme yang berlaku secara prosedural dan berjenjang.

Adapun kendala teknis mesin itu menyebabkan PT GMM belum bisa mengoperasionalkan pabrik.

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keandalan fasilitas produksi guna mendukung kelancaran proses giling dan optimalisasi kinerja pabrik.

3. Bulog lakukan pendataan petani

PHOTO-2026-06-01-17-10-42 2.jpeg
Audiensi PT Gendhis Multi Manis (GMM) dengan petani Blora. (dok. PT GMM)

Dalam audiensi yang dilakukan dengan petani, perwakilan Perum Bulog, Andin menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim telah melakukan pendataan awal terhadap kondisi petani dan distribusi tebu sejak pekan lalu.

Seluruh aspirasi dan kondisi di lapangan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait di tingkat pusat guna memperoleh solusi terbaik bagi petani tebu Blora.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah

Related Articles

See More