Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)

Intinya sih...

  • Cadangan devisa Indonesia naik menjadi 156,5 miliar dolar AS pada Desember 2025 atau Rp2.622 triliun (kurs Rp16.760 per dolar AS).

  • Kenaikan cadangan devisa bersumber dari penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman pemerintah.

  • Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing yang diperkirakan terus berlanjut.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia naik menjadi 156,5 miliar dolar AS pada Desember 2025 atau Rp2.622 triliun (kurs Rp16.760 per dolar AS).

Angka ini meningkat dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang mencapai 150,1 miliar dolar AS. Namun tercatat turun tipis dibandingkan Desember 2024 sebesar 155,7 miliar dolar AS.

1. Faktor penopang kenaikan cadev

ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan kenaikan posisi cadangan devisa tersebut terutama bersumber dari penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman pemerintah.

"Posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2025).

2. Cadev tetap kuat dukung ketahanan eksternal

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (unsplash.com/Mathieu Stern)

Di sisi lain, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing yang diperkirakan terus berlanjut sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

"Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tegasnya.

3. Rincian cadev Januari-November

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)

Rincian posisi cadev periode Januari-Agustus

  • Januari 156,1 miliar dolar AS

  • Februari 154,5 miliar dolar AS

  • Maret 157,1 miliar dolar AS

  • April 152,5 miliar dolar AS

  • Mei 152,5 miliar dolar AS.

  • Juni 152,6 miliar dolar AS

  • Juli 152 miliar dolar AS

  • Agustus 150,7 miliar dolar AS

  • September 148,7 miliar dolar AS

  • Oktober 149,9 miliar dolar AS

  • November 150,1 miliar dolar AS

Editorial Team