Jakarta, IDN Times - Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti buka suara terkait posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia yang mengalami penurunan sepanjang 2026.
Cadev RI turun dari posisi tertinggi sekitar 156 miliar dolar AS menjadi sekitar 145 miliar dolar AS. Dengan kata lain, cadangan devisa Indonesia turun sebanyak 11 miliar dolar AS.
"Posisi cadev kita tertinggi di 2026 itu sekitar 156 miliar dolar AS. Sekarang ini posisinya 145 miliar dolar. Nah, jadi teman-teman bisa membayangkan itulah kurang lebih pengurangan dari cadev kita," kata dia dalam konferensi pers KSSK, dikutip Selasa (4/8/2026).
