Punya produk yang bagus belum tentu membuat jualan langsung laris. Salah satu penyebabnya bisa jadi karena produk tersebut ditawarkan kepada orang yang kurang tepat. Bayangkan seseorang menjual pakaian bayi, tetapi sebagian besar promosi justru ditujukan kepada orang yang tidak memiliki anak. Produk yang ditawarkan mungkin memang berkualitas, tetapi peluang terjadinya transaksi tetap kecil.
Karena itu, sebelum sibuk membuat promosi, pelaku usaha perlu mengetahui siapa calon pelanggan yang paling mungkin membutuhkan dan membeli produknya. Dilansir Small Business Administration (SBA), target market merupakan bagian penting dalam rencana pemasaran. SBA menyarankan bisnis mendeskripsikan audiens secara lebih spesifik, termasuk ukuran pasar, demografi, karakteristik, dan tren permintaannya. Lalu, bagaimana cara menentukan target pelanggan agar jualan tidak salah sasaran?
