Jakarta, IDN Times - Pemerintah China merilis 16 langkah kebijakan baru untuk mempermudah operasional pelaku bisnis dan tenaga profesional asing di Hainan Free Trade Port (FTP) pada Kamis (29/10/2026). Kebijakan tersebut mencakup sektor perdagangan energi, layanan medis, hingga operasional bisnis berikat di pelabuhan bebas terbesar di dunia berdasarkan luas wilayah tersebut.
Langkah strategis ini diumumkan melalui surat edaran bersama empat kementerian dan lembaga, yakni Kementerian Perdagangan, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, Kementerian Ekologi dan Lingkungan Hidup, serta Administrasi Umum Kepabeanan. Kebijakan ini dihadirkan untuk semakin meliberalisasi perdagangan barang dan jasa serta mendukung model perdagangan baru di wilayah kepulauan selatan China tersebut.
