Promo sering menjadi daya tarik utama ketika konsumen sedang mempertimbangkan sebuah produk. Potongan harga, flash sale, hingga penawaran beli satu gratis satu dapat membuat produk terlihat jauh lebih menguntungkan dibanding harga normal. Namun, jika promo hadir terlalu sering dan terlalu besar, persepsi konsumen terhadap nilai asli produk justru dapat berubah.
Konsumen lama-kelamaan dapat menganggap harga normal sebagai sesuatu yang kurang masuk akal karena terbiasa melihat harga promo. Kondisi tersebut juga membuat keputusan pembelian lebih banyak dipengaruhi oleh besarnya potongan dibanding kualitas atau manfaat produk yang sebenarnya. Karena itu, penting memahami dampak promo berlebihan terhadap persepsi nilai agar strategi harga tetap menarik tanpa mengurangi kepercayaan konsumen, yuk pahami dampaknya bersama.
