Jakarta, IDN Times - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) emiten pengelola gerai KFC Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) menyetujui mengangkat Achmad Baiquni sebagai direktur perusahaan.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), mantan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) itu menggantikan Dalimin Juwono yang mengundurkan diri dari jabatannya. Achmad Baiquni akan menjabat direktur FAST periode 2026-2030.
"Menyetujui pengangkatan dari Bapak Achmad Baiquni selaku Direktur I untuk periode 2026 – 2030 terhitung efektif sejak tanggal Rapat ini ditutup," tulis manajemen perseroan, dikutip Senin (19/10/2026).
Adapun RUSPLB FAST telah digelar pada Rabu pekan lalu (14/10/2026). Dengan demikian, berdasarkan hasil RUPSLB perseroan, susunan dewan direksi baru FAST, yakni:
Direktur Utama: Ricardo Gelael
Wakil Direktur Utama: Ferry Noviar Yosaputra
Direktur I: Achmad Baiquni
Direktur II: Cahyadi Wijaya
Direktur III: Fabian Gelael
Direktur IV: Adhi Indrawan
Direktur V: Wachjudi Martono
Direktur VI: Tony Subagio
Direktur VII: Dio May Avico
Mengutip laman resmi FAST, sebelum diangkat menjadi direktur, Achmad Baiquni menjabat Komisaris Independen perseroan sekaligus Ketua Komite Audit perseroan. Dia bergabung dengan FAST sejak 2021.
Lulusan Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Phillipina (1992); dan Ekonomi Jurusan Studi Pembangunan, Universitas Padjadjaran, Bandung pada 1982 itu sempat menjabat sebagai Dirut BNI selama satu periode, yakni sejak Maret 2015 hingga Februari 2020.
Sebelum menduduki posisi puncak di bank pelat merah tersebut, Achmad Baiquni menjabat Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) pada Mei 2010 hingga Maret 2015; Direktur Usaha Kecil, Menengah dan Syariah BNI pada Februari 2008 hingga Mei 2010, Direktur Korporasi BNI pada Juni 2006 hingga Februari 2008, dan Direktur Konsumer BNI pada Desember 2003 hingga Juni 2006.
