Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Eddy Martono menyoroti sejumlah potensi dampak dari pembentukan BUMN ekspor, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) terhadap industri ekspor kelapa sawit nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dikelola hati-hati agar tidak memicu ketidakpastian baru di tengah tekanan harga crude palm oil (CPO).
Eddy mengatakan, selama ini ekosistem ekspor sawit Indonesia sudah terbentuk dengan karakter pasar yang beragam, mulai dari perusahaan perkebunan besar hingga trader yang melayani pasar tertentu dengan volume kecil.
