Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

OJK Rumuskan Mekanisme Pembentukan Harga di Bursa Mineral

OJK Rumuskan Mekanisme Pembentukan Harga di Bursa Mineral
ilustrasi perusahaan tambang mineral (pexels.com/Pixabay)
  • OJK merumuskan mekanisme pembentukan harga untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dengan melihat praktik bursa global dan domestik.
  • Pembahasan diarahkan pada transparansi harga, efisiensi perdagangan, dan penciptaan nilai tambah komoditas nasional.
  • OJK menyiapkan dua RPOJK, konsultasi publik, serta koordinasi lintas lembaga untuk pembentukan BMKS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah merumuskan mekanisme price discovery atau pembentukan harga dalam Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS), mengacu pada praktik serta perkembangan harga komoditas di bursa global dan domestik.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi atau Kiki mengatakan pembahasan price discovery menjadi salah satu hal yang tengah dibahas OJK bersama berbagai pemangku kepentingan.

"Mekanismenya sedang kami rumuskan dengan melihat praktik serta perkembangan harga komoditas di bursa global dan juga domestik," katanya dalam konferensi pers secara daring pada Senin (7/9/2026).

  1. 1. OJK pastikan transparansi harga

    20260714_180121.jpg
    Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/7/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

    Menurut Kiki, pembahasan price discovery dalam BMKS diarahkan untuk memperkuat transparansi pembentukan harga dan meningkatkan efisiensi perdagangan. BMKS juga diharapkan dapat mendorong penciptaan nilai tambah komoditas nasional.

    "Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk mengoptimalkan sumber daya alam bagi perekonomian nasional," ujar dia.

    Indonesia juga diharapkan dapat mengoptimalkan posisinya sebagai salah satu produsen utama berbagai mineral dan komoditas strategis dunia. Dengan begitu, sumber daya alam dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, bangsa, dan negara.

  2. 2. OJK siapkan dua RPOJK

    Logo OJK (Dok. Istimewa)
    Logo OJK (Dok. Istimewa)

    Dalam persiapan pembentukan BMKS, OJK saat ini menyusun dua rancangan Peraturan OJK (RPOJK). RPOJK pertama mengatur penahapan peralihan tugas dan wewenang pengaturan serta pengawasan transaksi pada BMKS. Sementara RPOJK kedua mengatur penyelenggaraan BMKS.

    Kedua rancangan tersebut saat ini masuk tahap konsultasi publik. OJK juga akan mengonsultasikan konsep aturan tersebut kepada DPR sesuai amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) 2026.

    "Saat ini dapat saya sampaikan keduanya dalam tahap konsultasi publik, termasuk nantinya konsep ini tentunya akan kami konsultasikan kepada DPR," tuturnya.

    Selain menyiapkan aturan, OJK memperkuat kapasitas kelembagaan untuk menjalankan fungsi pengaturan, perizinan, dan pengawasan BMKS. Persiapan mencakup organisasi, sumber daya manusia, serta infrastruktur pendukung.

  3. 3. OJK koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait

    OJK Rumuskan Mekanisme Pembentukan Harga di Bursa Mineral
    potret gedung OJK (IDN Times/Larasati Rey)

    OJK menyusun proses bisnis, aturan, dan pengawasan BMKS dengan mempertimbangkan kesiapan ekosistem, infrastruktur pasar, serta tata kelola.

    Persiapan tersebut dilakukan secara bertahap karena ekosistem mineral dan komoditas strategis memiliki cakupan yang luas dan kompleks. OJK mengarahkan penyelenggaraan perdagangan BMKS agar berlangsung secara transparan, efisien, dan berintegritas.

    Dalam prosesnya, OJK berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga yang tergabung dalam Satgas Percepatan Pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Koordinasi dilakukan antara lain dengan Badan Industri Mineral (BIM), Danantara, Bank Indonesia, serta pelaku industri.

    "Ekosistem mineral dan komoditas strategis yang luas dan kompleks tentunya memerlukan persiapan serta penahapan yang matang dalam pembentukan dan operasionalisasi bursanya," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More