Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30 Ribu
Kondisi Butik Emas Antam Setiabudi One, di Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Harga emas Antam turun Rp30 ribu menjadi Rp2.784.000 per gram pada Rabu, 29 April 2026, menurut data resmi logammulia.com.
  • Harga buyback emas juga anjlok Rp52 ribu ke posisi Rp2.573.000 per gram, sementara harga jual tiap pecahan disesuaikan dengan tarif pajak PPh 22.
  • Perencana keuangan Andy Nugroho menjelaskan emas fisik tergolong investasi berisiko rendah namun tetap rawan hilang atau dicuri, serta memiliki imbal hasil sebanding dengan tingkat risikonya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan signifikan pada Rabu (29/4/2026). Penurunan harga emas Antam hari ini, menyentuh Rp30 ribu dari hari sebelumnya.

Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam dibanderol Rp2.784.000 per gram per hari ini.

1. Harga buyback juga turun tajam

Harga buyback emas hari ini mengalami penurunan lebih tajam, yakni Rp52 ribu menjadi Rp2.573.000 per gram.

Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

2. Harga emas Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.442.000.

  • Harga emas 1 gram: Rp2.784.000.

  • Harga emas 2 gram: Rp5.518.000.

  • Harga emas 3 gram: Rp8.259.000.

  • Harga emas 5 gram: Rp13.735.000.

  • Harga emas 10 gram: Rp27.390.000.

  • Harga emas 25 gram: Rp68.310.000.

  • Harga emas 50 gram: Rp136.455.000.

  • Harga emas 100 gram: Rp272.760.000.

  • Harga emas 250 gram: Rp681.590.000.

  • Harga emas 500 gram: Rp1.362.900.000.

  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.724.600.000. 

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

3. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik.

"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid," ucap Andy kepada IDN Times.

Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian. "Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," sambungnya.

Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.

"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.

Editorial Team