Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp971 Ribu per Gram, Beli Gak Nih?

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp971 Ribu per Gram, Beli Gak Nih?
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Share Article

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam turun. Pantauan IDN Times dari logammulia.com, Kamis (7/1/2021), harga emas turun Rp10 ribu menjadi Rp971 ribu per gram.

Sementara, harga jual kembali atau buyback turun Rp12 ribu menjadi Rp861 ribu per gram.

  1. 1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

    Ilustrasi emas batangan. IDN Times/Arief Rahmat
    Ilustrasi emas batangan. IDN Times/Arief Rahmat

    Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

    Harga emas 0,5 gram: Rp535,5 ribu

    Harga emas 1 gram: Rp971 ribu

    Harga emas 2 gram: Rp1,882 juta

    Harga emas 3 gram: Rp2,798 juta

    Harga emas 5 gram: Rp4,630 juta

    Harga emas 10 gram: Rp9,205 juta

    Harga emas 25 gram: Rp22,887 juta

    Harga emas 50 gram: Rp45,695 juta

    Harga emas 100 gram: Rp91,312 juta

    Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

  2. 2. Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

    Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, pada 28 Juli 2020. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
    Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, pada 28 Juli 2020. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

    Itu berarti, di saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernafas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

    Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen sampai 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas atau emas.

  3. 3. Tentukan dulu tujuan investasimu sebelum membeli emas

    Ilustrasi menabung. (IDN Times/Sukma Shakti)
    Ilustrasi menabung. (IDN Times/Sukma Shakti)

    Berinvestasi pada emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

    Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi.

    Sebaliknya, jika kamu berinvestasi untuk jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More