IHSG Cetak Rekor Baru, Lampaui 8.800!

- IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di awal 2026, mencapai level 8.859,19.
- Grafik IHSG terus menanjak sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp16.165 triliun.
- Ada lima saham bluechip yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami penguatan di atas 5 persen.
Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa alias all time high (ATH) untuk kedua kalinya di awal 2026 ini, Senin (5/1/2026).
Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG ditutup menguat hingga 111,06 poin atau 1,27 persen ke level 8.859,19. Grafik IHSG terus menanjak ke atas sejak pembukaan perdagangan pagi tadi yang menunjukkan penguatan di level 8.778,73.
Pada perdagangan pertama 2026, yakni pada Jumat, (2/1) kemarin, IHSG melesat 101,19 poin ke level 8.748,13.
Level tertinggi IHSG pagi ini ialah 8.859,19, dan level terendahnya 8.732,32. Kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp16.165 triliun.
Investor telah membukukan transaksi sebesar Rp30,17 triliun, dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 68,17 miliar lembar saham dan frekuensi sebanyak 3,9 juta kali.
Kemudian, ada 470 saham yang menguat, 259 saham melemah, dan 229 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.
Ada lima saham bluechip yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami penguatan di atas 5 persen, sebagai berikut:
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 10,48 persen ke Rp464
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat 6,44 persen ke Rp2.480
PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menguat 6,16 persen ke Rp1.465
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 5,66 persen ke Rp5.600
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 5,61 persen ke Rp3.390.



















