Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah tidak berencana melakukan intervensi khusus terhadap pergerakan pasar saham. Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG melemah 3,48 persen ke level 5.734,25 pada penutupan sesi I perdagangan hari ini.
Indeks bahkan sempat menyentuh level terendah di 5.644,23. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga fundamental ekonomi nasional tetap kuat sehingga dapat menjadi dasar penilaian investor terhadap harga saham.
"Kalau dari saya sih enggak ada (intervensi). Yang penting saya jelaskan bahwa kondisi ekonomi kita bagus dan akan membaik terus. Itu harusnya menjadi landasan dalam penilaian harga saham," kata Purbaya di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Purbaya mencontohkan kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang masih mencatatkan pertumbuhan kredit dan laba sebagai indikasi bahwa aktivitas ekonomi domestik tetap berjalan baik. Purbaya mencontohkan kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang masih mencatatkan pertumbuhan kredit dan laba sebagai indikasi bahwa aktivitas ekonomi domestik tetap berjalan baik.
"Kalau Anda lihat, kemarin BRI mengumumkan pertumbuhan kreditnya lebih dari 13 persen. Pertumbuhan profitabilitasnya juga lebih dari 13 persen. Jadi memang ada perbaikan di sana," ujarnya.
