Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
InJourney Layani 4,41 Juta Penumpang Selama Arus Mudik Lebaran 2026
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • InJourney Airports melayani 4,41 juta penumpang di 37 bandara selama arus mudik Lebaran 2026, naik 3,7 persen dibanding tahun sebelumnya dengan operasional berjalan lancar.
  • Permintaan extra flight mencapai sekitar 2.500 penerbangan dan terealisasi sekitar 2.000 atau 80 persen, menunjukkan tingginya permintaan perjalanan udara serta kolaborasi antar pihak bandara.
  • Lima bandara tersibuk selama periode mudik adalah Soekarno-Hatta, I Gusti Ngurah Rai, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Kualanamu Deli Serdang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatatkkan 4,41 juta penumpang di 37 bandara yang dikelolanya selama 13-21 Maret 2026 (H-7 hingga H-1 Lebaran). Angka tersebut naik 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4,25 juta penumpang.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan, peningkatan tersebut dapat dikelola dengan baik oleh seluruh bandara.

“Arus mudik berjalan baik. Kami bersyukur aspek operasional dan pelayanan pada periode arus mudik secara umum dapat terjaga, berkat rencana operasi yang matang, dukungan seluruh pihak, serta kolaborasi di antara stakeholders bandara," tutur Rizal, dikutip Senin (23/3/2026).

1. Jumlah penumpang tertinggi terjadi saat puncak arus mudik

Situasi jelang musim mudik Lebaran di T3 Bandara Soekarno-Hatta (IDN Times/Pitoko)

Adapun jumlah penumpang tertinggi ada pada puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 (H-2 Lebaran)yang mencapai 568.964 penumpang. Sementara, itu pada Hari Raya Idul Fitri atau 21 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat ada 397.670 orang.

Peningkatan juga terjadi pada pergerakan pesawat, yakni pada 13 - 21 Maret 2026 terdapat 33.099 penerbangan atau mengalami kenaikan hingga enam persen dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 31.240 penerbangan.

“Salah satu bentuk kolaborasi adalah bandara dapat melakukan optimalisasi slot time atau ketersediaan waktu take off dan landing, untuk mengakomodir permintaan perjalanan udara masyarakat pada peak season angkutan lebaran,” ujar Rizal.

2. Realisasi extra flight

Kondisi penumpang di Bandara Juanda. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Optimalisasi slot time juga didukung tingginya realisasi operasional penerbangan tambahan (extra flight). Sepanjang 13 - 21 Maret 2026, InJourney Airports menerima permintaan sekitar 2.500 extra flight dari maskapai. Dari total permintaan tersebut, jumlah yang direalisasikan sekitar 2.000 extra flight.

“Realisasi mencapai 2.000 extra flight atau sekitar 80 persen dari permintaan yang ada. Angka ini cukup tinggi, karena pada umumnya extra flight yang direalisasikan oleh maskapai berkisar 60 persen hingga 70 persen dari permintaan. Ini menunjukkan permintaan yang tumbuh pada angkutan lebaran, serta kolaborasi yang baik antara seluruh stakeholders bandara,” tutur Rizal.

3. Bandara tersibuk selama arus mudik

Situasi jelang musim mudik Lebaran di T3 Bandara Soekarno-Hatta (IDN Times/Pitoko)

InJourney Airports juga menyampaikan ada lima bandara tersibuk pada arus mudik tahun ini. Kelima bandara tersebut adalah sebagai berikut:

  • Soekarno-Hatta Tangerang (1,51 juta penumpang)

  • I Gusti Ngurah Rai Bali (523.944 penumpang)

  • Juanda Surabaya (378.056 penumpang)

  • Sultan Hasanuddin Makassar (283.099 penumpang)

  • Kualanamu Deli Serdang (207.661 penumpang).

Editorial Team