InJourney Proyeksikan 9 Juta Penumpang Pesawat di Lebaran 2026

InJourney memproyeksikan 9 juta penumpang selama Lebaran 2026, naik 2 persen dibanding tahun lalu dari total 167 juta traffic tahunan di 37 bandara.
Pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 1,189 juta dengan kargo sekitar 1.559 ton, meski industri aviasi masih menghadapi tantangan kekurangan armada.
Puncak arus mudik udara diprediksi terjadi pada 15 Maret dan arus balik pada 28 Maret 2026, dengan lonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai.
Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), Maya Watono memproyeksikan ada 9 juta traffic atau lalu lintas penumpang pada momen Lebaran tahun ini.
Proyeksi tersebut mengalami kenaikan tipis dibandingkan momen Lebaran tahun lalu.
"Periode Lebaran ini, kita ada 9 juta traffic. Kita satu tahun ada 167 juta traffic seluruh Indonesia untuk 37 bandara. Saat periode Lebaran ini, kita ekspektasinya ada 9 juta traffic, peningkatan dua persen dibandingkan tahun lalu," ujar Maya dalam konferensi pers kesiapan angkutan Lebaran di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (11/3/2026).
1. Ada 1 juta lebih pergerakan pesawat

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), Achmad Syahir menjelaskan, untuk pergerakan pesawatnya diperkirakan ada sebanyak 1,189 juta. Adapun pergerakan kargo diproyeksikan sekitar 1.559 ton
"Jadi memang ada growth dibandingkan 2025. Dari sisi pax kurang lebih sekitar 2,7 juta, tapi memang untuk pesawat sebagaimana kita ketahui, kita masih kekurangan fleet (armada) jadi ini juga yang menjadi challenge di industri kebandarudaraan maupun aviasi," ujar Syahir.
2. Puncak mudik pada angkutan udara

Syahir mengatakan, InJourney Airports pun akan membuka posko mudik Lebaran 2026 pada 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Pada 13 Maret 2026 diestimasikan ada 498 ribu pergerakan penumpang dengan pergerakan pesawat kurang lebih 3.357 unit.
"Nanti di peak-nya itu mungkin di sekitar tanggal 15 Maret 2026. Kemudian arus baliknya di tanggal 28 Maret 2026. Kita ketahui juga bahwa ada beberapa hari yang memang ditetapkan oleh pemerintah menjadi work from anywhere," kata Syahir.
3. Pergerakan penumpang di dua bandara besar InJourney Airports

Syahir pun menjelaskan proyeksi pergerakan penumpang di dua stasiun paling besar InJourney Airports, yakni Soekarno-Hatta (CGK), dan I Gusti Ngurah Rai (DPS).
"Kalau di CGK itu di tanggal hari Sabtu tanggal 14 Maret sekitar 179 ribu (penumpang), kemudian arus baliknya di tanggal 28 Maret 198 ribu," kata dia.
Sementara di DPS, pada Sabtu (14/3) diestimasikan ada 67 ribu pergerakan penumpang, dan pada arus balik 28 Maret 2026 ada sekitar 73 ribu penumpang.

















